Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Go Digital, Passion Arief Yahya saat Dilantik sebagai Menpar

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 02 Agustus 2019 |18:07 WIB
<i>Go Digital, Passion</i> Arief Yahya saat Dilantik sebagai Menpar
menpar
A
A
A

Di Kemenpar, Arief Yahya juga menggunakan dashboard M-17, untuk memonitor hasil digital campaign. Dari kedatangan wisman per pintu, per originasi. Melihat customer (originasi utama), melihat minat wisatawan, sentiment terhadap destinasi di Indonesia. Melihat posisi Indonesia dibandingkan dengan competitor ASEAN, baik di jumlah wisman, sentiment customers, per negara per kota yang dibenchmark.

Juga pemanfaatkan social listening tools, untuk menangkap sentiment ke berbagai destinasi di Indonesia dan luar negeri. “Saya selalu sampaikan, di setiap Rapim, dilanjutkan di war room, sambil membaca data,” ungkap Arief Yahya.

Lulusan ITB Bandung, Surrey University UK, dan Doktor Unpad Bandung itu memang 30 tahun lebih hidupnya di teknologi dan digital. Dasboard itu penting untuk mengetahui posisi Indonesia, lalu pergerakan negara-negara di regional ASEAN, serta negara-negara originasi.

“Ingat kata-kata Sun Tzu, jenderal perang, filsuf, ahli strategi militer yang menulis The Art of War. “Kenali dirimu, kenali musuhmu, kenali medan pertempuranmu, maka kau akan memenangkan peperangan,” kutip Arief Yahya.

Dalam bahasa manajemen, dia ubah menjadi: “Kenali produkmu, kenali customer-mu, kenali persaingan bisnismu, maku kamu akan menjadi pemenang. Di era tourism 4.0, dengan artificial intelegence, internet of think, big data analytics, robotic, augmented reality, cloud computing, dan lainnya, akan memberikan informasi yang detail tentang siapa customers kita,” ungkapnya.

Teknologi ini juga sudah memberi tahu, bagaimana untuk “merebut hati” customers, setelah mengetahui detail data mereka. Strategi promosinya bisa lebih efektif, sesuai target, bahkan kebiasaan customer itu secara statistic bisa ditebak. Maka konten yang disiapkan pun, tidak akan jauh dari selera mereka.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement