JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan informasi terbaru mengenai korban pasca gempa berkekuatan magnitudo 6.9 di Sumur Banten. Berdasarkan catatan BPBD jumlah korban bertambah menjadi 4 orang.
Baca juga: Peringatan Tsunami Sudah Dicabut, BMKG Imbau Warga Banten Beraktivitas seperti Biasa
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengatakan ke-empat orang yang meninggal tersebut masing-masing berada di dua wilayah Banten, dan Sukabumi.
"Saat ini untuk korban jiwa total orang meninggal ada empat. Sukabumi dua orang dan Banten dua orang," kata Agus di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (3/8/2019).

Agus menjelaskan, keempat korban yang meninggal dunia bukan akibat langsung dari gempa melainkan lantaran sakit sehingga menyebabkan meninggal dunia.
"Dua orang di Lebak, Banten meninggal karena serangan jantung Rasinah, dan bapak Salam karena kelelahan. Sementara dua lagi di Sukabumi pak Ajay karena terpeleset karena panik dan Ruyani juga karena serangan jantung," ungkapnya.
Baca juga: Soal Ancaman Gempa Megathrust, BMKG: Semua Sudah Kami Simulasikan
Selain itu kata Agus, ada pula 4 orang yang mengalami luka-luka dengan rincian 1 orang di Sukabumi dan 3 orang di Banten.
"Kemudian ada 233 unit rumah rusak, 4 unit tempat ibadah rusak, 1 kantor desa rusa, 2 fasilitas pendidikan rusak, dan 3 bangunan lain rusak," tukasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.