Kembali Erupsi, Gunung Tangkuban Parahu Embuskan Kolom Abu Setinggi 50 Meter

CDB Yudistira, Okezone · Minggu 04 Agustus 2019 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 04 525 2087432 kembali-erupsi-gunung-tangkuban-parahu-embuskan-kolom-abu-setinggi-50-meter-3oYfVldcwQ.jpg Gunung Tangkuban Parahu erupsi. (Ist)

BANDUNG – Gunung Tangkuban Parahu kembali terus menunjukkan aktivitasnya. Gunung yang memiliki ketinggian 2084 meter di atas permukaan laut itu kembali erupsi pada pukul 06.58 WIB. Terlihat asap putih masih terus keluar dari kawah Ratu.

"Pukul 06.58 WIB teramati tinggi kolom abu erupsi mencapai lebih kurang 50 (meter) dari dasar kawah," kata Kepala PVMBG Kasbani dalam rilis yang diterima, Minggu (4/8/2019).

Secara seismik, aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih didominasi gempa-gempa yang mencerminkan aktivitas di kedalaman dangkal berupa gempa embusan.

Analisis PVMBG, aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih berada dalam kondisi yang belum stabil serta potensi erupsi dapat berubah sewaktu-waktu.

Ancaman bahaya yang terjadi saat ini berupa hujan abu serta embusan gas vulkanik dengan konsentrasi berfluktuasi di sekitar Kawah Ratu yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa pengunjung, pedagang, masyarakat sekitar, bila kecenderungan konsentrasi gas-gas vulkanik tinggi.

Potret Abu Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Tutupi Sebuah Mobil

Erupsi freatik dan hujan abu di sekitar kawah berpotensi terjadi tanpa ada gejala vulkanik yang jelas.

Tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu dinaikkan dari Level 1 (Normal) menjadi Level II (Waspada).

Evaluasi menerus tetap dilakukan untuk mengantisipasi tingkat aktivitas dan potensi ancaman erupsi.

Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Tangkuban Parahu dan wisatawan atau pendaki, tidak mendekati kawah yang ada di puncak Gunung Tangkuban Parahu dalam radius 1,5 Km dari kawah aktif.


Baca Juga : Status Gunung Tangkuban Parahu Waspada, BPBD dan SAR Siap Siagakan Pasukan

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai meningkatnya konsentrasi gas-gas vulkanik dan diimbau tidak berlama-lama berada di sekitar kawah aktif Gunung Tangkuban Parahu agar terhindar dari paparan gas yang dapat berdampak bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.

Tak hanya itu, PVMBG mengimbau mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas.

Masyarakat tetap memperhatikan perkembangan yang dikeluarkan oleh BPBD setempat dan selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat.

Baca Juga : Gunung Tangkuban Parahu Kembali Erupsi Pagi Ini

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini