Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Listrik Padam Tak Buat Ikan Hias di Jalan Sumenep Mati, tapi Tidak Ada yang Beli

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Senin, 05 Agustus 2019 |21:03 WIB
Listrik Padam Tak Buat Ikan Hias di Jalan Sumenep Mati, tapi Tidak Ada yang Beli
Pasar Ikan Hias di Jalan Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat (Foto: Achmad/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pedagang ikan hias di Jalan Sumenep, Jakarta Pusat, mengaku tidak berpengaruh terhadap barang dagangannya meski PLN telah memadamkan listrik selama 8 hingga 10 jam.

Salah satu pegadang ikan hias bernama Iwan mengaku pemadam listrik sejak Minggu siang hingga malam hari tidak mempengaruhi kondisi kesehatan ikan hiasnya.

"Kemarin aman ikan semua, asal kita tau trik supaya ikan enggak teler aja," katanya kepada Okezone di Pusat Pembelajaan Ikan Hias di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2019).

Pasar Ikan Hias di Jalan Sumenep (Foto: Achmad/Okezone)

Iwan membocorkan rahasia untuk mengatasi adanya mati listrik agar tidak terdampak terhadap akuarim yang seharusnya diberikan oksigen.

"Jadi misalnya ikan mas koki yang di akuarium, kalau mati lampu 1 sampa 3 jam bisa tetap di akuarium tanpa oksigen, asalkan ikan dalam kondisi lapar atau belum dikasih makan," ujarnya.

Hanya saja, jika listrik mati lebih dari tiga jam, Iwan menyarankan para pengguna menggunakan airator baterai, hal itu berfungsi agar ikan-ikan hias tidak cepat lemas kemudian mati.

Pasar Ikan Hias di Jalan Sumenep (Foto: Achmad/Okezone)

Baca Juga: Penjual Ikan Hias di Depok Rugi Jutaan Rupiah Imbas Listrik Padam

Tidak Ada yang Beli

Sementara itu salah pedagang ikan hias lainnya, Rohim membeberkan trik untuk menyalamatkan barang dagangannya Ikan Koi, yakni dengan cara membungkus ikannya kemudian diberikan oksigen. Cara tersebut bisa bertahan hingga 24 jam.

"Kalau ikan (Koi) semua di-packing atau bungkus diplastikin kemudian diberi oksigen biar aman enggak pada mati ikannya," ucapnya.

Namun, Rohim mengeluhkan jika ikan-ikanya dibungkus mempengaruhi penjualannya, sebab pembeli tidak bisa melihat ikan-ikan Koi yang ada dibungkusan. "Terus bagaimana pengunjung mau beli ikannya, sedangkan ikannya dibungkusin semua," keluhnya.

Rohim maupun Iwan pada dasarnya pemadaman listrik selama berjam-jam sebenarnya tidak berpengaruh terhadap kondisi ikan-ikan hias. Namun hanya ada penurunan pembeli, karena pencahayaan di pasar ikan hias tidak memadai, sehingga pembeli lebih memilih menunda untuk membeli ikan hias.

"Kalau kemarin sih, konsumen lumaya banyak mengeluh karena mati lampu, mereka panik kalau nanti ikannya kenapa kenapa," kata Iwan.

Kios ikan hias di Jalan Sumenep masih tutup (foto: Achmad/Okezone)

Rohim juga mengeluh atas matinya listrik berpengaruh terhadap omzetnya. "Turun pasti, apalagi pas hari Minggu berasa banget, sepi banget pengunjung karena mati lampu,"tutupnya.

Berdasarkan pantauan Okezone , meski listrik sudah menyala kembali, tidak sedikit para pedagang lebih memilih menutup kiosnya.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement