nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Mabuk Bareng, Pemuda Penuh Tato Tusuk Temannya hingga Tewas

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 00:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 05 609 2088147 usai-mabuk-bareng-pemuda-penuh-tato-tusuk-temannya-hingga-tewas-0WmWTY9Slh.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Agus Sulistiyo alias Bagong (29) seorang pemuda di Makassar, menusuk temannya, Andi Irsa Aditya alias Enda hingga tewas. Pelaku membunuh temannya menggunakan badik, sebanyak tiga kali dan meninggal dunia di Rumah Sakit Grestelina, Makassar.

Peristiwa berdarah itu terjadi, di Jalan Toddopuli 2, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu 4 Agustus 2019 sekitar pukul 19.30 WITA.

Menurut Kapolsek Panakukkang Kompol Ananda Fauzi Harahap, usai membunuh korban, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Panakukang, Makassar.

"Pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia datang ke Mapolsek. Selanjutnya anggota mengamankan pelaku," kata Ananda, Senin (5/8/2019).

Selain itu, polisi juga langsung mendatangi lokasi penikaman, untuk membawa korban ke rumah sakit Grestelina Makassar. Namun setelah dilakukan penanganan medis oleh pihak RS Grestelina, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Setelah korban meninggal dunia pelaku kita amankan untuk introgasi lebih lanjut," tutur Ananda

 Pembunuhan

Ananda menjelaskan, hasil introgsi, Bagong mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban Enda dengan cara menikam korban sebanyak tiga kali dibagian dada satu kali, dibawah ketiak kiri satu kali dan lengan kiri sebanyak satu kali.

"Pelaku mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban (Enda) hingga meninggal dunia," ungkap Ananda.

Dijelaskan Ananda, pelaku membunuh korban, dikarenakan ketersinggungan yang dimana awalnya korban sedang menikmati minuman keras jenis ballo bersama rekan-rekannya. Saat itu korban bersama rekannya,

Saat itu korban minum minuman keras bersama temannya dan pelaku datang ke lokasi penikaman (TKP) untuk duduk bergabung bersama sambil bermain gitar.

"Korban mengatakan, "kamu yang biasa bampoli saya dan pelaku pun menjawab "siapa yang blang? "Kalau memang saya hadirkan oragnya dan kalau terbukti, pukuli ka" sehingga korban langsung memukul wajah pelaku sebanyak tiga kali dan langsung dilerai oleh teman-temannya di lokasi namun karna pelaku tidak menerima telah di pukul sehingga pelaku mengejar korban dan menikam korban sebanyak kali," jelas Ananda.

Adapun motifnya, lanjut Ananda di duga permasalahan antara korban dan pelaku akibat kesalapahaman dan dimana korban pada saat itu dalam keadaan pengaruh minuman keras jenis ballo. Sehingga korban langsung memukul pelaku dan pelaku membalas dengan tikaman senjata tajam jenis badik.

"Saat ini pelaku dan barang bukti kita amankan di Polrestabes Makassar dan diserahkan ke piket Fungsi Satreskrim Polrestabes Makassar untuk proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini