Dijelaskan Ananda, pelaku membunuh korban, dikarenakan ketersinggungan yang dimana awalnya korban sedang menikmati minuman keras jenis ballo bersama rekan-rekannya. Saat itu korban bersama rekannya,
Saat itu korban minum minuman keras bersama temannya dan pelaku datang ke lokasi penikaman (TKP) untuk duduk bergabung bersama sambil bermain gitar.
"Korban mengatakan, "kamu yang biasa bampoli saya dan pelaku pun menjawab "siapa yang blang? "Kalau memang saya hadirkan oragnya dan kalau terbukti, pukuli ka" sehingga korban langsung memukul wajah pelaku sebanyak tiga kali dan langsung dilerai oleh teman-temannya di lokasi namun karna pelaku tidak menerima telah di pukul sehingga pelaku mengejar korban dan menikam korban sebanyak kali," jelas Ananda.
Adapun motifnya, lanjut Ananda di duga permasalahan antara korban dan pelaku akibat kesalapahaman dan dimana korban pada saat itu dalam keadaan pengaruh minuman keras jenis ballo. Sehingga korban langsung memukul pelaku dan pelaku membalas dengan tikaman senjata tajam jenis badik.
"Saat ini pelaku dan barang bukti kita amankan di Polrestabes Makassar dan diserahkan ke piket Fungsi Satreskrim Polrestabes Makassar untuk proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.
(Awaludin)