Share

Bea Cukai-Gubernur Banten Bahas Optimalisasi Pelabuhan Khusus Ekspor-Impor

Selasa 06 Agustus 2019 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 06 1 2088599 bea-cukai-gubernur-banten-bahas-optimalisasi-pelabuhan-khusus-ekspor-impor-Lzadc0nAuB.jpg Foto: dok.Humas Bea Cukai

SERANG – Kepala Kantor Bea Cukai Wilayah Banten Mohammad Aflah Farobi mengunjungi kediaman Gubernur Banten Wahidin Halim. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai hal.

Pertama, upaya meningkatkan investasi dan ekspor di Provinsi Banten dengan pemberian izin pemanfaatan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan Tempat Penimbunan Berikat (TPB) kepada perusahaan di bawah pengawasan Kantor Wilayah Bea Cukai Banten.

“Dengan diberikannya fasilitas kepabeanan kepada perusahaan, diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan dengan perusahaan sejenis yang ada di luar negeri. Tumbuh kembangnya perusahaan akan membawa dampak positif seperti peningkatan tenaga kerja. Terhitung sampai dengan bulan Juli tahun 2019 di Banten, perusahaan KITE telah menyerap 72.119 tenaga kerja dan perusahaan TPB telah menyerap 260.656 tenaga kerja,” ungkap Aflah.

Kedua, program optimalisasi pelabuhan ekspor-impor di Provinsi Banten. Kantor Wilayah Bea Cukai Banten bersama pengelola pelabuhan, asosiasi, dan instansi terkait telah sepakat untuk mengaktifkan kembali Pelabuhan Merak Banten untuk kegiatan Ekpor-Impor menggunakan peti kemas.

“Selain membuat proses bisnis lebih efisien bagi perusahaan, dengan diaktifkannya Pelabuhan Merak Banten diharapkan dapat mengurangi dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok dan mengurangi kepadatan di jalur transportasi Banten-Jakarta, serta mendorong tumbuhnya unit usaha pendukung pelabuhan seperti depo peti kemas, jasa transportasi/trucking dan lain-lain,” tambah Aflah.

Terakhir, Aflah juga juga menyampaikan program untuk mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) di Provinsi Banten. Upaya yang akan dilakukan yaitu memberikan fasilitas KITE IKM kepada perusahaan IKM yang melakukan kegiatan manufacturing dengan bahan baku impor tujuan ekspor.

“Selain itu Bea Cukai akan mengarahkan perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat (KB) untuk memberikan sebagian pekerjaannya (subkontrak) kepada IKM yang berpotensi, serta mengarahkan perusahaan penerima fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) agar menyediakan bahan baku yang dibutuhkan oleh IKM,” katanya.

Di waktu yang sama, Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan apresiasinya atas kinerja Bea Cukai. “Kunjungan ini sebagai salah satu wujud sinergi serta koordinasi tugas dan fungsi. Kami akan terus mendukung program kerja Bea Cukai dengan mengarahkan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan Bea Cukai,” pungkas Wahidin.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini