Selain meninjau KEK Morotai, Menteri yang sukses mengangkat Telkom itu juga meninjau Pulau Dodola besar dan Pulau Dodola kecil. Sebuah pulau eksotis yang tersambung oleh hamparan pasir putih di tengahnya. Uniknya, hamparan pasir putih tersebut akan muncul dan hilang seiring pasang surut air laut.
Saking eksotisnya, pulau ini pun dipilih Kemepar sebagai destinasi percontohan. Berbagai amenitas yang mumpuni telah dikembangkan di pulau ini. Dari mulai glamp camp, selfie spot, fasilitas toilet, dan kios kuliner.
Ini merupakan contoh pembangunan destinasi dengan standar global. Karena Morotai merupakan salah satu destinasi bahari terbaik di Indonesia. Maka dari itu pengembangannya juga harus berstandar global. Komitmen Kemenpar jelas untuk mendukung pengembangan Morotai sebagai bagian dari 10 Bali Baru.
"Kami akan menjadi pemacu kementerian lain untuk aktif membangun Morotai," pungkas Menteri berdarah Banyuwangi itu.
Pada kunjungan tersebut, Menpar Arief juga menyempatkan diri mengunjungi kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu milik Pemprov Maluku Utara dan Pemkab Morotai. Tampak hadir mendampingi Bupati Morotai Benny Laos, Director PT Jababeka Setiawan Mardjuki, dan Business Development Director PT.Jababeka Hyanto Wihadhi.
(Fahmi Firdaus )