JAKARTA – Partai Golkar menyambut baik kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait perluasan sistem ganjil-genap. Golkar berharap kebijakan tersebut dapat mengurangi kemacetan di Ibu Kota.
"Golkar menyambut baik. Sejauh analisis transportasi dapat mengurangi kemacetan," kata Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali kepada Okezone, Kamis (8/8/2019).
Kendati demikian, Ashraf meminta agar kebijakan perluasan ganjil-genap tersebut dievaluasi kembali setelah uji coba. Nantinya, dilihat kembali apakah kebijakan tersebut cukup efektif dan tidak mengganggu aktivitas warga Jakarta.
"Namun, tidak mengganggu aktivitas dan mobilitas rakyat, hal itu baik saja," ucapnya.
Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta mewakili Pemprov DKI resmi memperluas penerapan aturan sistem ganjil-genap di 25 ruas jalan Ibu Kota yang sebelumnya hanya diberlakukan di 9 jalan. Perluasan sistem ganjil-genap akan mulai diuji coba pada 12 Agustus hingga 6 September 2019.

Sistem ganjil-genap diterapkan sejak pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00. Kebijakan ini tidak berlaku pada Sabtu-Minggu dan tanggal merah serta kendaraan yang mendapat catatan pengecualian seperti ambulans, damkar, sepeda motor, kendaraan listrik, kendaraan pimpinan lembaga tinggi, dan lain-lain.
Baca Juga : Soal Perluasan Ganjil Genap di Jakarta, Ini Kata Kakorlantas
Berikut ruas jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap: