Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

I Nyoman Dhamantra Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Impor Bawang Putih

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 09 Agustus 2019 |07:41 WIB
I Nyoman Dhamantra Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Impor Bawang Putih
I Nyoman Dhamantra ditahan KPK terkait kasus impor bawang putih. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pagi ini menahan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra. Dia ditahan usai diperiksa intensif oleh penyidik KPK.

Berdasarkan pantauan Okezone, Jumat (9/8/2019), Nyoman Dhamantra keluar dari Gedung Merah Putih KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, se‎kira pukul 06.26 WIB. Ia tampak dengan mengenakan rompi tahanan KPK.

Baca juga: Kronologi OTT Politikus PDIP Terkait Kasus Dugaan Suap Impor Bawang 

Nyoman enggan angkat bicara terkait kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih yang menyeretnya ke jeruji besi. Dia hanya melemparkan senyum ke awak media saat dikonfirmasi ‎terkait kasusnya.

I Nyoman Dhamantra. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

KPK melakukan penahanan terhadap Nyoman Dhamantra untuk 20 hari ke depan. Dia dititipkan oleh KPK di Rumah Tahanan Polres Metro Jakarta Timur.

Baca juga: Nyoman Dhamantra Minta Jatah Rp39,6 Miliar dari Pengurusan Impor 20.000 Ton Bawang Putih 

"INY (I Nyoman Dhamantra) ditahan ‎di Polres Metro Jakarta Timur," jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Tak hanya I Nyoman, KPK juga telah menahan lima tersangka lainnya. Mereka adalah orang kepercayaan I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri; serta empat pihak swasta yakni Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

I Nyoman Dhamantra. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

Mirawati, Chandry Suanda, dan Elviyanto ditahan di Rutan Kelas I Cabang KPK yang ‎berada di belakang Gedung Merah Putih. Sedangkan Doddy Wahyudi dan Zulfikar ditahan di Rutan Pomdan Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

Baca juga: KPK Tetapkan Nyoman Dhamantra Tersangka Kasus Impor Bawang Putih 

"Penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan," ungkap Febri.

I Nyoman Dhamantra. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

I Nyoman Dhamantra diduga telah menerima suap Rp2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp39,6 miliar untuk pengurusan izin impor 200.000 ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia. Suap tersebut berasal dari pengusaha Chandry Suanda.

Baca juga: Terjerat Kasus Suap Bawang, Nyoman Dhamantra Langsung Dipecat Megawati 

Pemulusan suap untuk pengurusan bawang putih tersebut dibantu oleh Doddy Wahyudi, Zulfikar, Elviyanto, dan Mirawati. Keempatnya mempunyai peran masing-masing dalam memuluskan izin impor bawan putih ke Indonesia.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement