Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pria di Missouri Ditahan Setelah Masuk Walmart dengan Senapan dan 100 Butir Amunisi

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 10 Agustus 2019 |13:38 WIB
Pria di Missouri Ditahan Setelah Masuk Walmart dengan Senapan dan 100 Butir Amunisi
Dmitry Andreychenko. (Foto: Reuters)
A
A
A

SPRINGFIELD - Seorang pria berusia 20 tahun ditahan setelah masuk ke toko serba ada Walmart di Negara Bagian Missouri, Amerika Serikat (AS) dengan mengenakan jaket anti-peluru, membawa senapan yang terisi dan 100 butir amunisi, kurang dari sepekan setelah penembakan massal yang menewaskan 32 orang di Texas dan Ohio.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan bahwa Dmitriy Andreychenko dituduh membuat ancaman teroris setelah membuat pelanggan Walmart di Springfield, sekira 257 kilometer sebelah Kansas City ketakutan. Namun, mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai tuduhan tersebut.

BACA JUGA: Korban Tewas Penembakan Massal di Texas Bertambah Jadi 22 Orang, Trump Rencanakan Kunjungan

Insiden itu terjadi menyusul penembakan di sebuah toko Walmart di El Paso, Texas pada Sabtu, 3 Agustus yang menewaskan 22 orang. Beberapa jam setelahnya, seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dengan senapan di pusat Kota Dayton, Ohio, menewaskan sembilan orang. Penembak itu juga terbunuh.

Polisi mengatakan bahwa Andreychenko ditangkap setelah keluar dari toko dengan senjatanya. Tidak ada tembakan yang dilepaskan dalam insiden yang terjadi pada Kamis tersebut.

Laporan surat kabar News-Leader Springfield yang dilansir Reuters menyebutkan bahwa Polisi meyakini pria itu bermaksud menyebabkan kekacauan, tetapi mereka juga bekerja untuk menentukan motifnya.

Dokumen pengadilan yang mengutip Andreychenko menyebutkan bahwa pria itu mencoba menguji haknya membawa senjata yang tercantum dalam Amandemen Kedua AS.

BACA JUGA: Penembak Massal di El Paso Texas Mengaku Sengaja Menyasar Orang Meksiko

"Aku ingin tahu apakah Walmart menghormati Amandemen Kedua," demikian kata Andreychenko dalam dokumen yang dilansir Associated Press.

Missouri adalah negara bagian yang mengizinkan “open carry” yang memungkinkan orang secara terbuka membawa senjata api tanpa izin khusus. Namun, ada beberapa batasan yang disematkan dalam izin itu, misalnya pada para penjahat yang didakwa dan narapidana.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement