nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sedikitnya 60 Orang Tewas Akibat Ledakan Truk Tangki di Tanzania

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 20:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 10 18 2090321 sedikitnya-60-orang-tewas-akibat-ledakan-truk-tangki-di-tanzania-jwHgi6Nvpg.jpg Foto: BBC.

DAR ES SALAAM - Sedikitnya 60 orang tewas dan 70 lainnya luka-luka setelah sebuah truk tangki bahan bakar meledak di Tanzania. Foto-foto yang di-posting online menunjukkan puing-puing truk tangki yang terbakar tersebar di area yang luas dan tubuh hangus terbaring di tanah.

Polisi mengatakan orang-orang berusaha memulihkan bahan bakar dari kendaraan, yang terbalik di jalan utama beberapa waktu sebelumnya, ketika ledakan itu terjadi.

Insiden itu terjadi di wilayah Morogoro, sekitar 200 km di barat kota pelabuhan Dar es Salaam. Kota Morogoro berada pada rute utama untuk mengangkut kargo dan bahan bakar dari pelabuhan, yang merupakan ibu kota komersial Tanzania.

Ada kekhawatiran korban tewas bisa meningkat. Polisi mengatakan banyak dari mereka yang terluka menderita luka bakar serius.

"Situasinya sangat buruk. Banyak orang meninggal di sini, bahkan mereka yang tidak mencuri bahan bakar karena ini adalah tempat yang sibuk," kata saksi mata Daniel Ngogo sebagaimana dilansir Reuters.

Kepala Polisi Lokal Willbrod Mtafungwa mengatakan banyak dari mereka yang tewas adalah pengemudi taksi sepeda motor.

Insiden serupa sering terjadi di beberapa bagian di Afrika di mana banyak orang bersedia mengambil risiko yang besar demi mengambil bahan bakar dari truk tangki dan jalur pipa minyak.

Bulan lalu sedikitnya 45 orang tewas ketika sebuah tangki bahan bakar yang mengalami kecelakaan meledak di negara bagian Benue utara Nigeria. Hampir 80 orang tewas pada Mei dalam insiden serupa di dekat bandara Ibu Kota Niger, Niamey.

Terkadang jumlah korban bisa sangat besar seperti yang terjadi di Republik Demokratik Kongo pada 2010 di mana 292 orang tewas dan insiden di Sudan Selatan pada 2005 yang menewaskan 203 orang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini