Rachmawati : Sampai Saat Ini Gerindra Masih Oposisi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 11:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 12 605 2090761 rachmawati-sampai-saat-ini-gerindra-masih-oposisi-qWaR2Xm7TG.jpg Rachmawati Soekarnoputri saat menghadiri acara Forum Rekat Anak Bangsa dan Kemenhan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/8/2019). (Foto : Fahreza Rizky/Okezone)

JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri, menegaskan partainya hingga kini masih berada di garis oposisi. Putri proklamator RI Soekarno itu ingin Gerindra tetap berada di luar sistem atau kekuasaan untuk menjalankan fungsi kontrol pada pemerintah.

"Sampai saat ini masih (oposisi-red). Saya sendiri sebagai anggota Dewan Pembina (Gerindra-red) sering mengatakan kita sebaiknya di luar sistem karena kita akan memperbaiki sistem," ucap Rachmawati di sela-sela acara Forum Rekat Anak Bangsa dan Kemenhan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Rachmawati mengatakan, sejak awal Gerindra sudah memosisikan diri sebagai antitesis sistem yang ada sekarang ini. Menurut dia, sikap tersebut diametral dengan UUD 1945. Hingga kini Gerindra belum memutuskan sikap untuk merapat ke koalisi pemerintah atau tidak.

Rachmawati Soekarnoputri di acara Forum Rekat Anak Bangsa dan Kemenhan. (Foto: Fahreza Rizky/Okezone)

"Saya selalu mengatakan sejak awal Gerindra sudah memosisikan diri sebagai antitesis sistem yang sekarang," tuturnya.

Lebih lanjut, Rachmawati mengatakan, memutuskan sikap politik itu bukanlah hal mudah. Karenanya hingga kini Gerindra masih terus mengkaji secara komprehensif aspek kebaikan dan keburukannya apabila merapat ke pemerintah.


Baca Juga : Prabowo Harus Perhatikan 3 Syarat Ini jika Ingin Nyapres di 2024

"Mengambil satu sikap politik itu enggak gampang-gampang banget. Harus dibahas, harus dipikirkan secara komprehensif baik manfaat maupun mudaratnya. Jadi enggak gampang katakan kita mau merapat atau tidak. Kita lihat ke depan," tuturnya.


Baca Juga : Kabar Koalisi dengan PDIP, Gerindra: Kalau Pilkada Mungkin-Mungkin Saja

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini