nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Jambi Selidiki 4 Perusahaan yang Lahannya Terbakar

Azhari Sultan, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 09:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 14 340 2091649 polda-jambi-selidiki-4-perusahaan-yang-lahannya-terbakar-vpCjQTtOz4.jpg Polisi selidiki perusahaan yang lahannya terbakar di Jambi. (Ist)

JAMBI – Sejak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi pada musim kemarau ini, diam-diam Polda Jambi melakukan penyelidikan.

Pihak Polda Jambi saat ini tengah menurunkan tim ke beberapa perusahaan untuk melakukan pengecekan dan pengukuran serta penyelidikan atas terjadinya karhutla.

Bahkan, Kapolda Jambi tidak segan-segan lagi menunjuk sejumlah nama perusahaan yang diduga lahannya terbakar.

"Ada PT MAS, PT Reki, PT SNP. Saat ini yang tim tengah berada di lapangan," katanya, Rabu (14/8/2019).

Ia mengakui, saat ini sudah ada 40 orang yang diperiksa sebagai saksi untuk dimintai keterangannya karena semua lahan yang terbakar adalah lahan kosong.

“Masih dalam penyelidikan. Untuk mengetahui, apakah itu kelalaian atau disengaja. Tim saat ini akan terus mendalamai kasus tersebut. Jika cukup bukti maka akan diproses secara hukum yang berlaku,” ucap Muchlis.

Kebakaran hutan di Riau. (Ist)

Di samping itu, ia menambahkan, terkait tersangka pembakar lahan, Kapolda menyebutkan sejauh ini masih berjumlah tiga orang.

"Masih tiga orang tersangka. Satu di Sarolangun, dua di Tanjungjabung Barat. Kemungkinan bisa bertambah karena tim masih di lapangan," ujar Muchlis.

Terpisah, Katim Asistensi dan Supervisi Tahap Satu Mabes Polri Brigjen DTM Silitonga saat berada di Mapolda Jambi menegaskan, petugas jangan sampai salah langkah dalam menangani kasus karhutla.


Baca Juga : Karhutla Riau, Kapolri: Cari Tahu Siapa yang "Bermain"!

"Pasalnya, jika salah langkah maka tidak akan ada tersangka. Jikapun ada maka akan lepas dari jerat hukuman," tuturnya.

Menurutnya, musibah karhutla pada 2015 harus dijadikan pelajaran. "Jangan sampai salah lagi. Begitu juga dalam menghadirkan saksi ahli di persidangan karena para tersangka tidak ketangkap basah membakar lahan. Kan semua tersangka datang dari hasil pengembangan,” tutur Silitonga.


Baca Juga : Jejak Tapir Korban Karhutla Hebohkan Warga Inhu Riau

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini