Penambahan Jumlah Pimpinan MPR Adalah Pemborosan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 06:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 14 606 2091599 penambahan-jumlah-pimpinan-mpr-adalah-pemborosan-uagZhUy5jE.jpg ilustrasi

JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara dari Univeristas Gajah Mada (UGM), Oce Madril menilai usulan penambahan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dianggap pemborosan dan tidak sesuai dengan prinsip keuangan Negara yang berbasis kinerja.

“Yang jelas kebanyakan yah, ini pemborosan, akan banyak uang negara keluar,” katanya kepada Okezone, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya, pimpinan MPR cukup dipimpin lebih sedikit ketimbang Pimpinan DPR RI yang diketahui memiliki peran dan tugas jauh lebih banyak ketimbang tugas-tugas MPR. Oleh sebab itu Oce menilai pimpinan MPR cukup ditempati oleh tiga atau lima pimpinan saja.

“Kalau dilihat sisi kebutuhan sejumlah angka (sebanyak 10 orang) itu di (MPR) tidak terlalu butuh. karena tugas MPR sudah jauh berkurang, idealnya sih menurut saya maksimal seperti DPR bahkan kurang. (Jika tetap 10 pimpinan MPR) itu pemborosan tidak sesuai dengan kapasitas dan tugas karena pasti pastinya itu akan melanggar prisip-prinsip keunagn negara yang berbasis kinerja,” tuturnya.

Ilustrasi

Oce melanjutkan usulan penambahan 10 pimpinan di MPR belum terlalu dibutuhkan, terkecuali dalam usulan itu terselip maksud untuk membagi kue kekuasaan untyuk dinikmati secara bersama-sama.

Baca Juga: Penambahan Pimpinan MPR Jadi 10 Orang Cuma soal Pragmatisme

"Karena akhirnya alasan paling diterima karena mungkin bagi-bagi kekukasaasn atau kursi parpol yang ada, mereka menginginkan masing-masing parpol ada perwakilan. Dengan itu mungkin ada kemungkinan yang dinikmati dan kemudian motifnya lebh banyak akses kekuasaan,” tutupnya.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Amanat Nasional ( PAN) Saleh Partaonan Daulay mengusulkan pimpinan MPR menjadi 10 orang. Usulan itu ditujukan agar mendinginkan perebutan kursi pimpinan MPR antarparpol.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini