Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Buronan Radikal Arab, Mahfud Sudah Koordinasi dengan BIN & BNPT

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Minggu, 18 Agustus 2019 |10:59 WIB
Soal Buronan Radikal Arab, Mahfud Sudah Koordinasi dengan BIN & BNPT
Mahfud MD (dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Mahfud MD menegaskan apa yang disampaikannya soal ada buronan radikal lari ke Indonesia, bukan bermaksud memfitnah Arab Saudi.

Informasi yang didapatnya soal itu, pun telah dikoordinasikan ke Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)

"Bkn memfitnah Arab, justru info ini dari Arab sendiri. Di Saudi bnyk ditangkap orang2 radikal, yg blm ditangkap (dgn uang melimpah) lari ke berbagai negara, termasuk ke Indonesia. Kemarin sore Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) juga mengonfirmasi ini dgn BIN dan BNPT dlm closed FGD," tulis Mahfud MD yang dikutip Okezone pada Minggu (18/8/2019).

Ilustrasi

Kata Mahfud yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan informasi yang disampikannya bukanlah hal baru.

"Berita bhw di Saudi banyak kaum radikalis yg ditangkap dan yg blm ditangkap lari Asia Tenggara sebenarnya bkn berita baru dan sdh sering diungkapkan. Semula tenang2 sj, tp bgt saya ikut ngomongkan tiba2 jd berita besar dan ditanggapi scr besar2an. Alhamdulillah, kalau begitu," kata Mahfud.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Buronan Radikalisme dari Arab Akan Kabur ke Indonesia

Sama halnya, sambung Mahfud, tentang penangkapan pangeran dan pejabat-pejabat di Arab Saudi karena terlibat korupsi lalu disebut sebagai fitnah. Padahal berita itu benar adanya.

"Sama halnya dgn penangkapan pengeran2 dan pejabat2 tertentu beberapa waktu yg lalu di Saudi Arabia krn korupsi. Katanya itu fitnah krn di negara Islam spt Arab Saudi sulit ada korupsi. Pdhal berita itu dilansir oleh Kerajaan Saudi sendiri yg disiarkan di media2 internasional jg," kata Mahfud.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement