nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Permudah Pengguna Jasa, Aplikasi Mobile-BeaCukai Terus Dikembangkan

Senin 19 Agustus 2019 17:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 19 1 2093912 demi-permudah-pengguna-jasa-aplikasi-mobile-beacukai-terus-dikembangkan-FTLRrEKsBJ.jpg Foto: dok.Humas Bea Cukai

JAKARTA - Sejak 1990 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah tumbuh sebagai salah satu pionir instansi pemerintah yang menerapkan teknologi informasi dalam penyediaan layanan kepada para pengguna jasanya. Saat itu komputer digunakan sebagai sarana standarisasi pada pengumpulan data.

Seiring kemajuan teknologi informasi, Bea Cukai konsisten berinovasi dalam menyediakan jenis-jenis layanan kepabeanan dan cukai. Salah satu contohnya yakni pada 2017 meluncurkan layanan lewat aplikasi dalam smartphone yang disebut Mobile-BeaCukai.

Aplikasi ini memiliki banyak fitur unggulan untuk mempermudah pengguna jasa dalam melakukan transaksi kepabeanan dan cukai. “Aplikasi Mobile-BeaCukai menyediakan dua fitur utama sebagai bentuk transparansi layanannya, yaitu fitur pelacakan (tracking) barang kiriman, dan fitur kalkulator bea masuk serta pajak impor (duty-calculator),” demikian keterangan tertulis Direktorat Bea Cukai di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Fitur pelacakan barang kiriman menyediakan informasi atas status pemrosesan dokumen impor berupa Consigment Note (CN) atas barang kiriman yang dipesan seorang yang melakukan belanja daring. Orang yang belanja daring lewat aplikasi ini dapat mengetahui urutan status kegiatan pemrosesan lengkap dengan waktunya (hari, jam, dan detik dilakukannya layanan).

Sementara fitur kalkulator bea masuk dan pajak impor memberikan informasi nilai estimasi bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) atas pembelian barang secara daring yang nilainya melebihi batas pembebasan atau deminimus, sesuai peraturan saat ini yaitu USD75 per penerima per harinya. Fitur duty-calculator juga dapat digunakan untuk menghitung estimasi pungutan bea masuk dan PDRI atas impor umum (cargo) dan impor barang penumpang.

Seiring mulai maraknya jumlah pengguna aplikasi Mobile-BeaCukai, dan semakin meningkatnya tuntutan kebutuhan pengguna layanan, saat ini telah ditambahkan beberapa fitur lain yang dianggap paling dibutuhkan. Fitur pelacakan status importasi barang saat ini tidak hanya untuk layanan impor barang kiriman, tetapi juga diperluas untuk pelacakan status importasi barang umum (cargo), pelacakan status dokumen manifes, pelacakan status dokumen ekspor, pelacakan status dokumen impor ke kawasan berikat, hingga pelacakan status dokumen CK-5 dalam layanan cukai. Namun, untuk mendapatkan fitur yang lebih lengkap tersebut, pengguna jasa harus terlebih dahulu terdaftar sebagai pengguna layanan Portal Pengguna Jasa DJBC dan melakukan aktivasi sederhana.

Secara lengkap, beberapa fitur layanan yang tersedia pada aplikasi Mobile-BeaCukai adalah sebagai berikut:

1. Pelacakan Barang Kiriman (Tracking)

Fitur ini hanya membutuhkan input nomor resi/AWB (airway bill) yang valid, untuk menampilkan status pemrosesan dokumen pengajuan impor barang kiriman (e-commerce).

2. Kalkulator Bea Masuk (Duty-Calculator)

Merupakan simulasi atas estimasi perhitungan bea masuk dan pajak impor. Kalkulator ini telah disesuaikan dengan peraturan terbaru terkait aturan barang kiriman.

3. Informasi Kurs Pajak Mingguan (Currency)

Menyediakan Informasi nilai kurs pajak mingguan terbaru, ataupun nilai kurs pajak di waktu yang telah lalu sesuai kebutuhan pengguna.

4. Pelacakan Pemberitahuan Impor Barang (PIB), Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), Manifes, Tempat Penimbunan Berikat (TPB), dan Cukai

Fitur pelacakan dokumen dapat digunakan untuk dokumen impor, ekspor, manifest, TPB, dan Cukai (CK-5).

5. Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI/HS Code)

Merupakan fasilitas pencarian kode HS, deksripsi serta uraian barang yang sudah terdaftar dalam BTKI.

6. Cek Lartas (Restriction Goods)

Pengecekan barang larangan dan pembatasan (lartas) dengan memasukan delapan digit HS Code untuk menampilkan jenis perizinan dari instansi terkait yang harus dipenuhi sebelum importasi dilakukan.

Fitur-fitur yang telah disediakan merupakan bentuk efisiensi dan transparansi layanan Bea Cukai kepada para pengguna jasanya, dan akan terus diperkaya sesuai kebutuhan para penggunanya.

Beberapa fitur yang direncanakan akan dikembangkan pada versi selanjutnya di antaranya fitur token pengaman pengajuan data kepabeanan oleh Perusahaan Pengguna Jasa Kepabeanan (PPJK), dan fitur push notification atas pengiriman dokumen persetujuan impor barang dan dokumen tambah bayar dalam layanan impor barang umum (cargo). Saat ini, aplikasi Mobile-BeaCukai hanya tersedia dalam platform android, namun direncanakan pada awal tahun 2020 juga tersedia dalam platform IOS.

Untuk menggunakan layanan Mobile-BeaCukai, dapat dilakukan dengan mengunduh aplikasinya melalui aplikasi Google-Playstore dengan kata kunci pencarian “Mobile-BeaCukai”. Melalui aplikasi ini, diharapkan semakin memudahkan para pengguna jasa dalam melakukan transaksi kepabeanan dan cukai kapanpun dan di manapun. Inovasi layanan berbasis teknologi informasi yang disediakan Bea Cukai ini juga salah satu wujud upaya menjadikan Bea Cukai Makin Baik.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini