MEXICO CITY - Seorang jurnalis pingsan usai dipukul pedemo saat melaporkan situasi unjuk rasa protes para feminis.
Rekaman video yang diterbitkan oleh jaringan TV ADN 40 menunjukkan reporter Juan Manuel Jimenez sedang melaporkan situasi protes di Mexico City, Meksiko.
Jimenez terlihat berdiri di tengah-tengah kerumunan ketika para wanita melemparkan serbuk warna-warni kepadanya.
Saat reporter itu terus berbicara di depan kamera, seorang pria yang mengenakan baju putih dan topi berjalan menghampirinya dan meninju wajahnya sebelum lalu tenang berjalan pergi.
Jimenez terlihat terbaring di tanah seolah-olah tidak sadar ketika pengunjuk rasa mengejar penyerangnya.
Baca juga: Jurnalis Kembali Ditembak Mati di Meksiko, Total 144 Sejak 2000
Baca juga: Gagal Menepati Janji Kampanye, Wali Kota di Meksiko Diarak Kenakan Pakaian Wanita
Durante la marcha de mujeres, periodistas fueron agredidos, en #adn40 condenamos cualquier tipo de violencia. #EsNoticia con @roberto_ruizg | https://t.co/aTkQJpFqLg pic.twitter.com/eT5ooHkMoJ
— adn40 (@adn40) August 19, 2019
Protes feminis dipicu oleh tuduhan bahwa dua gadis remaja diperkosa oleh sekelompok polisi.
Demonstrasi telah dikenal sebagai "protes gemerlap" setelah pawai menyiramkan kepala polisi kota dengan serbuk merah muda.
Kekerasan terhadap perempuan adalah masalah serius di Meksiko.
Mengutip Independent, Senin (19/8/2019) organisasi Human Rights Watch mengatakan undang-undang Meksiko “tidak cukup melindungi perempuan dan anak perempuan dari kekerasan dalam rumah tangga dan seksual”.
Wali kota Mexico City Claudia Sheinbaum, wanita pertama yang terpilih untuk memimpin pemerintahan kota, dalam Twitter bahwa kantor jaksa agung metropolis akan menyelidiki mereka yang menyerang wartawan.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.