nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warganya Bentrok dengan Mahasiswa Papua, Walkot Malang Ingin Berkomunikasi dengan Gubernur Lukas Enembe

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 14:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 19 519 2093812 warganya-bentrok-dengan-mahasiswa-papua-walkot-malang-ingin-berkomunikasi-dengan-gubernur-lukas-enembe-0kqzGatKtc.jpg Wali Kota Malang Sutiaji (foto: Avirista Midaada/Okezone)

MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji mengaku, ingin segera berkomunikasi dengan Gubernur Papua Lukas Enembe pasca insiden bentrokan yang melibatkan warga setempat dengan sejumlah mahasiswa Papua di Malang.

Menurut Sutiaji, pihaknya ingin menjelaskan duduk persoalan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe sambil meredakan situasi.

Baca Juga: Mahasiswa Papua Bentrok dengan Warga saat Demo di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Bentrokan Mahasiswa Papua dengan Warga di Malang (foto: Avirista M/Okezone)	 

"Kalau ada yang bisa mengkomunikasikan saat ini ya langsung saya komunikasi detik ini juga (dengan Gubernur Papua Lukas Enembe ," ujar Sutiaji ditemui Okezone di ruangannya, Senin (19/8/2019).

Ia menambahkan, ingin segera berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Papua untuk berbicara secara bijak dari hati ke hati, mengenai dampak insiden di Malang.

"Dalam waktu dekat akan dilakukan koordinasi. Semuanya diskusi malah enak, dari gubernur Papua duduk bersama - sama agar tidak berkepanjangan (konfliknya)," lanjut pria berkacamata ini.

Sutiaji juga berpesan masyarakat untuk tidak gegabah bertindak dari isu yang beredar dan saling menjaga untuk persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya kira Papua jadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Indonesia. Warga Malang juga ada yang di Papua, saudara kita dari Papua yang di Malang juga harus dilindungi dan dijaga, tidak boleh berkepanjangan (konfliknya)," pungkasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Papua Dipersekusi, Gubernur Lukas Enembe Akan Kirim Tim ke Surabaya 

Sebagai informasi sebelumnya, bentrokan antara warga setempat dengan sejumlah mahasiswa Papua yang ada di Malang terjadi pada Kamis 15 Agustus 2019 di simpang empat Rajabali, Kota Malang. Selain di Malang, bentrokan juga terjadi di Surabaya di mana asrama mahasiswa asal Papua diminta untuk dikosongkan.

Kesalahpahaman informasi dari bentrokan di kedua wilayah inilah yang diduga menjadi penyebab bentrokan di sejumlah wilayah yang ada di Papua, pada Senin 19 Agustus 2019.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini