JAKARTA - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus mempertanyakan DPRD DKI yang mengusulkan anggaran pengadaan pin emas untuk setiap anggota DPRD DKI sebesar Rp1,3 miliar.
Pengadaan pin emas tersebut dinilai menghambur-hamburkan uang rakyat. Karena itu, Lucius menyarankan agar para anggota dewan lebih mengedepankan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
"Saya kira buang-buang duit ya," katanya kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).

Menurutnya, dengan adanya pin atau tidak, tidak menjamin dengan kinerjanya para anggota dewan yang berkantor di Jalan Kebon Sirih itu.