nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur Jamin Keamanan Warga Papua di Makassar

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 01:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 20 609 2094073 gubernur-jamin-keamanan-warga-papua-di-makassar-hySRq1jCoy.jpg Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama warga Papua di Kota Makassar. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menjamin keamanan bagi seluruh mahasiswa dan warga Papua yang ada di sana, khususnya di Kota Makassar. Dirinya pun sangat menyesalkan adanya penyerangan Asrama Papua di Jalan Lanto Deng Pasewang, Makassar, oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

"Saya sesalkan kejadian ini. Insya Allah pemerintah dan pihak keamanan, pak kapolda, kapolrestabes, akan jamin keamanan sekarang dan seterusnya," tegas Nurdin Abdullah yang langsung menemui mahasiswa dan masyarakat Papua, di Asrama Papua, begitu mendengar adanya kejadian tersebut, Senin 19 Agustus 2019.

Baca juga: Polisi Sebut Tawuran di Asrama Mahasiswa Papua Makassar karena Ada Kesalahpahaman 

Ia berharap seluruh warga dan mahasiswa Papua yang berada di Sulsel tetap tinggal di rumah serta asrama masing-masing, kemudian akan dijaga ketat oleh petugas keamanan.

(Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

"Tetap tinggal di sini, kita akan jaga full. Asrama-asrama mahasiswa yang lain juga kita jaga. Tidak usah tinggalkan asrama, saya yakin pihak keamanan akan menjaga sambil kita menenangkan teman-teman yang lain, supaya kejadian ini tidak terulang lagi," pesannya.

Baca juga: Dirusak, Polisi Jaga Ketat Asrama Mahasiswa Papua di Makassar 

Nurdin Abdullah berjanji bakal merapikan semua kerusakan di Asrama Mahasiswa Papua akibat insiden tersebut. Ia juga berharap semua warga dan mahasiswa Papua di Sulsel tetap tenang.

"Saya berharap semua bisa tenang, karena kejadian ini pasti akan reda. Kita sesalkan bersama insiden ini. Karena itu, apa yang terjadi malam ini, termasuk kerusakan, besok kita akan selesaikan semua," tegasnya.

Nurdin Abdullah juga menyampaikan permintaan maaf atas penyerangan yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua. "Maafkan kami semua," ucapnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini