Posisi Sekjen PKB saat ini masih dijabat oleh Hanif Dhakiri. Jika posisi ini dihapus, sebagai gantinya akan dibentuk jabatan baru yakni direktur eksekutif.
"Ada aspirasi tidak ada sekjen. Yang ada direktur eksekutif. Nah, aspirasinya perubahannya di situ. Jadi sekjen selama ini kan politis yah, jadi sehingga banyak karena politis, nanti politisnya diambil alih ketua umum," tutur Cak imin ditemui wartawan di arena Muktamar.
Lantas, apa peran direktur eksekutif nantinya? Cak Imin mengatakan bahwa hal ini masih akan dibahas di internal partai. "Ini masih kita coba usulan itu diakomodir atau tidak."
Cak Imin beralasan, rencana perubahan struktur kepartaian itu muncul dari daerah-daerah dan presentasi para ahli di depan sejumlah Dewan Pimpionan Wilayah (DPW). Cak Imin sendiri mengaku masih bingung apakah akan tetap mempertahankan posisi sekjen atau direktur eksekutif yang menggantikan peran sekjen.
"Aku masih bingung karena ini ide baru yang istilahnya hasil kajian. Kalau sekjen politis, jadi apa namanya yang ngurus ke dalam kurang. Kalau wakil ketua umum yang politis, misalnya direktur eksekutif yang ke dalam itu," katanya.
(Salman Mardira)