nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tembakan Polisi Tak Sengaja Kenai Warga hingga Tewas

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 20:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 22 340 2095450 sipir-tewas-kena-serpihan-peluru-polisi-L93083k7eq.jpg Ilustrasi Penembakan (Foto: Okezone)

PEKANBARU - Firdaus (30), warga Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau meninggal dunia. Pria yang akrab disapa Sipir ini tewas setelah bagian peluru bersarang di bawah perutnya.

Firdaus terkena serpihan peluru saat Kanit Reskrim Polsek Kritang, Ipda Hendrizal bergumul dengan seorang pemuda bernama Hendri yang berbuat onar. Sipir sempat dilarikan di rumah sakit, namun akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.

"Jadi karena saat kejadian Kanit Reskrim kita diserang dengan pisau oleh pelaku, dia pun menembak pemuda yang menyerangnya. Tembaknya itu mengenai pelaku, namun serpihannya mengenai korban yang saat itu sedang berada di lokasi. Jadi bukan peluru nyasar," kata Kapolsek Kritang, AKP Martunus kepada Okezone, Kamis (22/8/2019).

Dia mengatakan bahwa pada 19 Agustus 2019 sekitar pukul 21.00 WIB, Tim Polsek Kritang di bawah pimpinan Ipda Hendrizal mendatangi sebuah rumah di Desa Kotabaru Seberida. Kedatangan tim untuk mengamankan Hendri yang sering ngamuk dan membawa senjata tajam.

"Tim saat itu berusaha mengamankan pelaku. Tetapi tanpa diduga pelaku menyerang dengan badik. Kanit Reskrim kita kena tikam badik. Karena terancam nyawanya dia mengeluarkan senjata api lalu menembaknya. Tembakan itu mengenai pelaku dan peluru juga mengenai salah satu warga yang tidak jauh dari lokasi. Korban terkena serpihan peluru di bagian antara perut dan kemaluannya. Jadi saat penyergapan memang banyak warga," tegasnya.

Polisi

Baca Juga: Terduga Penembak Polisi di Polsek Cimanggis Dibawa ke Polda Metro Jaya

Korban sendiri sudah dikebumikan di Jalan Perintis, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil pukul baqda Juhur. Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Inhil AKBP Christian Rony dan jajaran.

"Kita turut berduka. Hal ini tidak ada unsur kesengajaan," kata Kapolres Inhil.

Dalam penyergapan itu, Ipda Hendrizal mengalami luka tikam pada punggung dan luka sabetan badik di bagian tangan. Sementara, pelaku Henri tewas tertembak.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini