nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi 40 Hari Diserang Monyet Liar hingga Luka Parah

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 16:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 22 512 2095329 bayi-40-hari-diserang-monyet-liar-hingga-luka-parah-r9bp3umsMX.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SUKOHARJO - Akibat serangan monyet liar, bayi perempuan berusia 40 hari bernama Aqila Dzakira Saquena, harus mendapatkan jahitan di paha dan punggungnya.

Bayi Aqila merupakan anak dari Wartini, warga dukuh Jengglong RT 02/RW 05 Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.

Kapolsek Polokarto, AKP Aris Dwi Handoko mengatakan, kejadian itu berawal ketika bayi mungil tersebut sedang tidur di kasur yang ada di bagian depan rumahnya, lalu ditinggalkan sendiri oleh sang ibu yang sedang mencuci popok di belakang rumah.

"Kondisi bayi saat ditinggal dalam keadaan tidur," jelasnya, Kamis (22/8/2019).

 Baca juga: Ratusan Kera Ekor Panjang Serang Ladang Warga

Saat sedang mencuci, tiba-tiba Wartini dikejutkan oleh tangisan bayi. Mendengar bayinya menangis, Wartini langsung ke depan, disana dirinya sudah tidak melihat bayinya ada di kasur.

"Saat itu sang ibu panik, dan langsung ke depan, namun melihat si bayi sudah tidak ada di kasur, namun sudah pindah tempat sekitar satu meter dari kasur," imbuhnya.

Melihat kondisi bayinya yang sudah berpindah tempat, Wartini juga dikejutkan dengan keberadaan seekor monyet liar yang ada di depan pintu rumahnya.

Saat dilakukan pengecekan ternyata ada luka di tubuh bayi yang mengalami luka robek sepanjang 3 cm di paha kiri dan di punggung.

 Baca juga: Orang Utan di Taman Safari Lepas saat Ataraksi, Pengunjung Panik Berhamburan

"Langsung saja si bayi dibawa ke dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan. Akibat lukanya si bayi harus mendapatkan jahitan, selain itu juga diwajibkan kontrol setiap hari," paparnya.

Untuk menghindari agar kejadian serupa tidak lagi terjadi, pihaknya akan menggandeng Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah untuk membasmi kera liar tersebut.

"Kita juga kerahkan anggota untuk rutin patroli di setiap desa-desa di Kecamatan Polokarto. Termasuk berkonsultasi dengan Pak Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, untuk solusinya seperti apa," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini