Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pertahankan Keputusan, Mahathir Tegaskan Tak Deportasi Zakir Naik

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 23 Agustus 2019 |14:16 WIB
Pertahankan Keputusan, Mahathir Tegaskan Tak Deportasi Zakir Naik
Zakir Naik. (Foto: Reuters)
A
A
A

PUTRAJAYA – Perdana Menteri Malaysia, Dr. Mahathir Mohammad mempertahankan keputusannya untuk tidak mendeportasi pengkhotbah kontroversial Dr. Zakir Naik kembali ke negaranya, India, untuk saat ini. Naik yang tinggal di Malaysia sejak 2016 telah mendapat kecaman dari banyak pihak karena ceramah-ceramahnya yang dianggap menimbulkan ketegangan rasial di negara itu.

"Sampai sekarang, tidak ada perubahan (pada pendirian saya)," kata Mahathir kepada wartawan pada Kamis ketika ditanya apakah dia masih mempertahankan keputusannya untuk tidak mengirim Zakir kembali ke negara asalnya. Demikian diwartakan New Straits Times.

Dr. Zakir Naik menyampaikan komentar kontroversial dalam sebuah ceramah keagamaan di Kota Baru, Kelantan bulan lalu.

BACA JUGA: Anggap Ceramahnya Kelewat Batas, Mahathir Minta Polisi Selidiki Penceramah Zakir Naik

Dalam ceramah itu dia ia juga membandingkan umat Hindu di Malaysia dengan Muslim di India, mengatakan bahwa umat Hindu di Malaysia menikmati lebih dari 100 persen hak dibandingkan dengan umat Muslim di India. Dia juga mengklaim bahwa umat Hindu di Malaysia lebih setia kepada Perdana Menteri India Narendra Modi daripada Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Pada ceramah yang sama, Naik juga merespons seruan agar dia dideportasi dengan meminta warga China Malaysia untuk "kembali" terlebih dahulu karena mereka adalah "tamu lama" di negara itu.

Menyusul ceramah itu, Mahathir mengatakan bahwa Zakir Naik telah “melampaui batas” dan meminta polisi memeriksanya atas dugaan menyebabkan ketegangan rasial di Malaysia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement