Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tomi Patria-Siti Nur Azizah Siap Akhiri Dinasti Atut-Airin di Pilkada Tangsel

Hambali , Jurnalis-Sabtu, 24 Agustus 2019 |07:16 WIB
Tomi Patria-Siti Nur Azizah Siap Akhiri Dinasti Atut-Airin di Pilkada Tangsel
Bakan Calon Wali Kota Tangsel Tomi Patria dan Siti Nur Azizah Bertemu (foto: Okezone.com/Hambali)
A
A
A

TANGERANG SELATAN - Beredar sebuah foto pertemuan antara bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Tomi Patria Edwardy dan Siti Nur Azizah. Dalam foto terlihat, keduanya kompak mengacungkan jari jempol dengan tersenyum lebar.

Tomi Patria merupakan Lurah Cipayung, Kecamatan Ciputat. Sedangkan Siti Nur Azizah adalah putri dari Calon Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin. Keduanya memang sama-sama gencar menjalin konsolidasi guna persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel 2020.

Baca Juga: Gerindra Siapkan Sosok Penantang Trah Ratu Atut-Airin di Pilkada Tangsel 2020 

Okezone berusaha mengonfirmasi langsung, baik ke Tomi maupun Siti Nur Azizah. Diketahui, jika ternyata pertemuan antara keduanya berlangsung pada Rabu 21 Agustus 2019 malam, di sekitaran Intermark Serpong.

"Kita bertemu, bersilaturahmi sambil berdiskusi, bertukar informasi. Pertemuannya santai saja, ringan. Kita sama-sama tahu keinginan masing-masing maju di Pilkada Kota Tangsel," terang Tomi, di kawasan Ciputat, Jumat (23/8/2019) malam.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Dijelaskan Tomi, dalam diskusi diperoleh banyak kesamaan pandangan terhadap kondisi umum Kota Tangsel. Pada intinya, baik dia maupun Siti Nur Azizah kompak berkeyakinan bahwa istilah dinasti harus segera diakhiri.

"Ada beberapa kesamaan, salah satunya beliau menyampaikan kepada saya, tidak menghendaki dinasti. Kalau bisa jangan dinasti, beliau ingin menghapus dinasti, itu pernyataan beliau," jelas Tomi.

Meski begitu, Tomi dan Siti Nur Azizah memersilahkan jika ada kandidat yang ditampilkan trah Atut-Airin dalam Pilkada Tangsel nanti. Hanya saja, dipastikan upaya itu akan berhadap-hadapan dengan komitmen keduanya yang ingin mengganti tradisi lama dalam kepemimpinan politik di Tangsel.

"Karena kan saya akan jadi kandidat, sehingga pasti akan menantang dinasti itu, kita akhiri. Kecuali saya bukan kandidat, pasti hanya mengikuti saja. Baik saya maupun beliau, punya keinginan bagaimana membangun Kota ini kedepan dan memajukan masyarakatnya," imbuhnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement