“Kami berharap Dinas Pertanian maupun Kementerian Pertanian dapat mendukung rencana ekspor ini. Termasuk juga menyiapkan buah sawo berkualitas sesuai dengan persyaratan negara tujuan hingga membantu memproses perpanjangan sertifikasi organiknya yang kini telah habis masa berlakunya,” ujar Dewi.
Ditemui terpisah, Direktur Buah dan Florikultura Kementan, Liferdi, sangat mengapresiasi rencana ekspor sawo organik Blora ke negara adidaya ini.
“Hal ini merupakan kejutan yang luar biasa dan membanggakan jika buah tropis organik Indonesia mampu menembus pasar negara Paman Sam yang terkenal ketat itu,” ungkap Liferdi.
Saat ini Kementerian Pertanian terus memacu peningkatan ekspor komoditas pertanian terutama buah-buahan tropis yang banyak disukai pasar luar negeri termasuk Jepang, Eropa dan Amerika Serikat. Buah-buahan tropis yang banyak diminati antara lain manggis, mangga, salak, buah naga, alpukat, durian dan sebagainya.
“Siapa sangka, neraca perdagangan durian yang selama ini negatif, sejak tahun 2017 berbalik positif,” jelas pria berdarah Minang ini antusias.