JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan potensi risiko bencana di wilayah ibu kota yang baru relatif rendah. Karena itu, pengendalian tata ruang menjadi kunci supaya meminimalisir potensi bencana tersebut.
"Harus pengendalian tata ruang berbasis risiko. Kuncinya di situ," kata Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Bernardus Wisnu Widjaja saat berbincang dengan Okezone, beberapa waktu lalu.
Bencana terjadi karena aktivitas alam yang tidak bisa dihindari manusia, misalnya gempa bumi. Lalu ada pula tipologi bencana yang terjadi akibat ulah manusia sendiri, misalnya saja banjir.

Karena itu, penataan wilayah atau tata ruang yang baik sangat penting untuk menjaga keberlangsungan ibu kota. Jangan sampai masalah yang ada di Jakarta kembali terjadi di wilayah ibu kota baru.
"Yang penting adalah bagaimana kita menata yang awalnya bagus, bisa lebih bagus. Di situ kuncinya. Kalau lebih buruk bisa jadi bencana. Caranya adalah lingkungan benar-benar dijaga," terang Wisnu.