Perpaduan Jazz, Kecak dan Gamelan Getarkan New York dalam ISF 2019

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 01 September 2019 21:14 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 01 18 2099344 perpaduan-jazz-kecak-dan-gamelan-getarkan-new-york-dalam-isf-2019-NEWx0ZSSau.jpeg Foto: KJRI New York.

NEW YORK - Indonesian Street Festival (ISF) kembali menggetarkan New York untuk kelima kalinya. Pada tahun ini ISF tidak hanya menampilkan berbagai tarian nusantara dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi Utara dan Bali menggoyang masyarakat kota New York, tetapi juga perpaduan antara Jazz, Kecak dan Gamelan dari Balawan dan Batuan Ethnic Group.

Sekira 7000 warga New York, termasuk diaspora Indonesia memadati ISF 2019 yang digelar di 68th street Manhattan, New York. Kerumunan pengunjung terus memenuhi jalanan saat penampilan Berklee Indonesian Ensemble (BIE) membawakan komposisi-komposisi lagu daerah Indonesia dalam nuansa Jazz yang diakhiri dengan kolaborasi Balawan - BIE menggoyang seluruh pengunjung dengan Poco-poco dan Goyang Maumere Jazz.

BACA JUGA: Rayakan 70 Tahun Hubungan Indonesia-AS, ISF 2019 Angkat Tema "Seventybration"

Indonesian Street Festival New York tidak hanya menjadi puncak peringatan HUT RI ke -74 oleh Konsulat Jenderal RI dan masyarakat Indonesia di New York namun juga menjadi selebrasi bersama 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Karena itulah berbagai unsur perpaduan budaya Indonesia dan AS ditampilkan untuk memeriahkan selebrasi yang bertajuk "SEVENTYBRATION - Celebrating Diversity, Partnership and Prosperity" ini.

Dalam pidato pembukaannya, Duta Besar RI untuk AS, Mahendra Siregar menyampaikan bahwa ISF New York yang bermula dari pesta rakyat telah menjadi kegiatan promosi Indonesia yang besar.

“Melalui festival ini, masyarakat Amerika Serikat dapat lebih mengenal Indonesia dengan lebih baik sehingga hubungan antara kedua negara semakin erat kedepannya,” kata Dubes Mahendra. Pesan penguatan persahabatan kedua negara melalui kegiatan kebudayaan ISF 2019 juga disampaikan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dubes Dian Triansyah Djani dan perwakilan Wali Kota New York, Jumanee D. Williams.

Selain dihadiri oleh warga New York ISF 2019 juga dihadiri oleh kalangan diplomatik baik dari Konsul Jenderal asing maupun Duta Besar asing pada Misi PBB dan diaspora Indonesia dari berbagai kota.

“Senang sekali bisa ikut Indonesian Street Festival New York”, ungkap Paskalis Kaipman, mahasiswa Indonesia, bersekolah di Washington DC yang sengaja menempuh 6 jam dengan bis dan menginap semalam di New York.

Sebanyak 31 booth dan vendor kuliner, fashion batik dan seni, memuaskan dahaga pengunjung terhadap hidangan otentik dan seni budaya Indonesia.

"Setiap tahun ISF New York selalu tampil dengan sajian dan tagline yang berbeda dan tahun ini kesuksesan ISF diperkuat oleh tema Seventybration yang memadukan unsur-unsur Indonesia dan Amerika baik dari pentas seni hingga dekorasi panggung dan seluruh booth vendor. Namun demikian satu hal yang selalu hadir adalah perlombaan2 HUT RI seperti lomba makan kerupuk dan sebagainya,” kata Pejabat Pelaksana Konsul Jenderal New York Yohannes Jatmiko.

ISF New York merupakan kerja bersama KJRI dan masyarakat Indonesia di New York khususnya Perwakrin USA, IDN Greater New York, Permias East Coast, Nusantara Foundation dan sponsor publik serta swasta dari kedua negara termasuk Kementerian Pariwisata RI, Pemprov Sulawesi Utara, BI, BNI dan BRI New York serta Pusat Promosi Investasi Indonesia New York.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini