TANGERANG SELATAN – Sungguh malang nasib Hasanudin (28). Guru mengaji di di Kampung Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten itu meninggal dunia usai disiriam air keras oleh pria berinisial ML diduga selingkuhan istrinya, Yatimah (26).
“Air keras itu dibawa kedua pelaku dalam ember dan langsung disiramkan kepada korban,” kata seorang warga setempat, Marzuki seperti dilansir dari iNews, Minggu (1/9/2019).
Korban mengalami luka bakar parah, sehingga nyawanya tak tertolong meski sempat dibawa ke rumah sakit terdekat.
Peristiwa pilu imbas cinta segita itu terjadi di Kampung Pangkalan, pada Jumat 30 Agustus lalu.
Awalnya, Hasanudin pulang setelah mengajar mengaji. Dalam perjalanan, dia diadang dua orang mengendarai sepeda motor, lalu pelaku langsung menyiram air keras ke wajah korban hingga mengenai sekujur tubuhnya. Setelah itu, para pelaku langsung kabur.
Marzuki menyebutkan, Hasanudin mengenali salah satu pelaku yang melakukan penyiraman air keras. Sebab, beberapa bulan sebelum kejadian, korban sempat mengetahui istrinya bersama pelaku.
“Pernah ada dendam pelaku itu terkait perselingkuhannya dengan istri Hasanudin, persisnya saya kurang tahu. Tapi, istri korban pernah meninggalkan rumah dan belakangan diketahui ternyata dengan pelaku,” kata Marzuki.
Sementara ayah korban, Jamali, mengaku beberapa bulan belakangan ini rumah tangga anaknya kurang harmonis dan sering cekcok. Bahkan, istri korban pernah kabur dari rumah hingga tiga hari. Korban kemudian mencari istrinya dan menemukannya di sebuah rumah kontrakan dan membawanya pulang ke rumah.
“Sering cekcok, ribut, tapi saya tidak tahu penyebabnya. Saya juga sangat menyesalkan kejadian yang dialami anak saya,” ujar Jamali.