Sigit menjelaskan, pihak rumah sakit sudah dua kali meminta kepada pria yang diketahui merupakan ahli fisioterapi yang diberdayakan KONI Jabar itu supaya dilakukan tindakan medis selanjutnya.

Mengingat, korban mengalami luka cukup serius. Yakni, luka bakar sekitar 35 persen di tubuhnya. Bahkan, beberapa titik otot penggeraknya rusak akibat luka bakar. Sehingga, menjadikan dirinya sulit bergerak.
"Harusnya segera dilakukan operasi. Namun yang bersangkutan menolak," tegas dia.
Padahal, pihak rumah sakit khawatir jika kondisi korban ini terus dibiarkan. Mengingat, korban sudah terbaring tak berdaya di rumah sakit swasta itu selama tiga hari.
(Khafid Mardiyansyah)