Victor menambahkan, kantor DPP Golkar yang megah justru tak dipakai untuk rapat dan dijaga kelompok preman. Dia menyayangkan, kantor DPP Golkar menjadi lokasi perbuatan tak terpuji karena dipakai untuk arena judi kelompok preman yang menjaganya.
“Memang aneh bin ajaib kondisi Partai Golkar di era Airlangga Hartarto. Ada kantor partai dengan fasilitas lengkap, tetapi rapat-rapat partai berlangsung terpencar-pencar di luar kantor. Pengurus DPP Golkar ibarat anak-anak telantar yang tidak punya rumah, ke sana ke mari tidak tentu arah,” tuturnya.
Baca Juga : AMPG Beberkan Kinerja Airlangga Selama Pimpin Golkar
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.