Tak hanya itu saja, lanjut Tari, ia juga heran dengan perbuatan keji S. Pasalnya, S memiliki keluarga, istri dan anak yang tinggal di mess yayasan sekolah. "Saya tidak ngerti juga apa yang mendasari pelaku melakukan hal tersebut, padahal dia punya istri dan anak," kata Tari.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Yosnani saat dikonfirmasi mengaku terkejut dan sedih dengan kasus yang telah mencoreng nama sekolahnya. Ia memohon maaf kepada seluruh wali murid atas kejadian tersebut.
"Atas nama sekolah, kami memohon beribu maaf adanya kejadian ini. InsyaAllah ini tidak terulang lagi dan pihak sekolah akan menindak tegas hal ini," ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)