nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Jatim Kirim Surat Pencekalan Veronica Koman Leo ke Imigrasi

Syaiful Islam, Jurnalis · Sabtu 07 September 2019 14:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 07 519 2101839 polda-jatim-kirim-surat-pencekalan-veronica-koman-leo-ke-imigrasi-bIzpq6Vfp7.jpg Kapolda Jatim, Irjen Luki (foto: Syaiful/Okezone)

SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur terus memburu tersangka kasus dugaan provokasi mahasiswa Papua di Surabaya, Veronica Koman Leo. Saat ini Polda Jatim tengah membuat surat kepada Dirjen Imigrasi untuk pencekalan Veronica Koman.

Tidak hanya itu, polisi juga membuat surat pencabutan pasport Veronica Koman yang dilayangkan kepada Dirjen Imigrasi. Diharapkan Veronika bisa kembali ke Indonesia untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Kami sudah membuat surat pada Dirjen Imigrasi pencekalan dan pencabutan pasport tersangka atas nama Veronica Koman Leo," terang Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan pada wartawan, Sabtu (7/9/2019).

 Baca juga: Seberapa Besar Arti Papua di Mata Soekarno?

Menurut Luki, pihaknya juga sudah melayangkan surat panggilan kepada Veronica Koman sebagai tersangka ke dua alamat yang ada di Indonesia yakni Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Tim dari Polda Jatim sudah berada disana.

Dalam kasus dugaan provokasi tersebut, penyidik sudah memeriksa tiga saksi yakni dua saksi warga dan ahli. Pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini.

Seperti diketahui, penyidik Subdit Cyber Crime Polda Jatim telah menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka dalam kasus dugaan provokasi dalam insiden asrama mahasiswa papua di Jalan Kalasan, Surabaya yang memicu kericuhan di Papua.

 Baca juga: Kominfo Klaim Sebaran Hoaks dan Hasutan soal Papua Menurun

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni UU ITE, pasal 160 KUHP, UU nomor 1 tahun 1946 dan UU nomor 40 tahun 2008. Disamping Veronica, polisi juga menetapkan tiga tersangka lain dalam kasus insiden asrama mahasiswa di Jalan Kalasan.

Mereka adalah Tri Susanti yang berperan sebagai korlap aksi pengepungan asrama mahasiswa papua. Mantan caleg Gerindra ini ditetapkan tersangka karena kasus dugaan penyebaran hoaks. Disusul Samsul Arifin karena diduga lakukan rasisme. Serta Andrian Adiansah. Untuk tersangka Tri Susanti, Samsul dan Andrian sudah ditahan di mapolda Jatim.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini