Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

6 Fakta Pembunuhan Santri di Cirebon, Nomor 4 Tunjukkan Kebejatan Pelaku

Fathnur Rohman , Jurnalis-Senin, 09 September 2019 |06:06 WIB
6 Fakta Pembunuhan Santri di Cirebon, Nomor 4 Tunjukkan Kebejatan Pelaku
Ilustrasi
A
A
A

CIREBON - Nasib tragis harus dialami santri dari Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat bernama Muhmammad Rozien (sebelumnya ditulis Mohammad Rozian).

Pasalnya, ia harus meregang nyawa setelah ditusuk oleh pria berinisial YS ketika menunggu kedatangan Ibunya di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Jumat 6 September 2019 malam.

Ibu Rozien sendiri datang jauh-jauh dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan bermaksud untuk menjenguk Rozien yang sedang menimba ilmu di Ponpes Husnul Khotimah. Namun, sesampainya di Cirebon, Ibu Rozien sudah mendapati Rozien tergeletak di pinggir jalan dengan luka tusuk pada bagian dada.

Ilustrasi

Pelaku penusukan Rozien sendiri saat ini sudah berhasil ditangkap oleh Polres Cirebon Kota. Pelaku berinisial YS dan RM dihadiahi timah panas polisi karena sempat mencoba melarikan diri saat akan diamankan.

Berdasarkan peristiwa tersebut, Okezone telah menghimpun beberapa fakta, terkait kasus penusukan yang dilakukan YS sehingga menghilangkan nyawa Rozien. Berikut ini adalah fakta-faktanya.

1. Penusukan Terjadi Saat Rozien Menunggu Ibunya

Menurut informasi dari pihak kepolisian, saat kejadian, Rozien ditemani kawannya sedang menunggu kedatangan ibu Rozien di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Jawa Barat. Rozien dan ibunya memang sengaja membuat janji untuk bertemu di tempat tersebut.

Sekitar pukul 20.30 WIB, pelaku berinisial YS dan RM tiba-tiba mendatangi Rozien. Ketika itu, YS langsung menghampiri Rozien dan menuduh Rozien telah memukuli temannya.

Foto: Okezone/Fathnur

Saat dihampiri YS dan RM, kawan Rozien berinisial QG kemudian mencoba meminta bantuan kepada orang-orang di sekitar lokasi, mengingat ketika itu YS sudah menodongkan senjata tajam ke arah Rozien. Setelah meminta bantuan, QG kemudian sudah mendapati Rozien tergeletak dengan luka tusuk pada bagian dada.

Tidak berselang lama, Ibu Rozien kemudian datang dan melihat kondisi Rozien sudah tergeletak dipinggir jalan. Rozienpun langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Gunung Jati, Kota Cirebon untuk segera mendapat pertolongan. Akan tetapi, nyawa Rozien akhirnya tidak bisa diselamatkan karena Rozien kehilangan banyak darah.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement