Buzyn mengungkapkan, sebanyak 10 orang meninggal dunia saat berada di tempat kerja. Saat musim panas berlangsung, peringatan merah —kategori peringatan paling parah— dikeluarkan di beberapa wilayah di Prancis.
Pada masa itu, banyak acara sekolah dan acara umum dibatalkan guna meminimalkan paparan suhu panas terhadap masyarakat.
Baca juga: Heboh Kunjungan Menlu Iran di KTT G7 Prancis
Di beberapa kota, taman-taman dan kolam renang tetap dibuka untuk membantu orang-orang menyejukkan tubuh mereka.
Pemerintah Kota Paris bahkan membentuk jalur telepon darurat dan menyediakan "ruang-ruang dingin" di sejumlah gedung pemerintahan.
Gelombang panas serupa telah memicu kebakaran hutan dan lahan di Spanyol, khususnya daerah Catalan yang mengalami kebakaran terparah dalam 20 tahun.
Baca juga: PM Inggris Angkat Kaki ke Meja Saat Bertemu Presiden Prancis
Suhu panas juga mencapai rekor di berbagai negara Eropa, termasuk Inggris, Belgia, Jerman, Luksemburg, dan Belanda.
Negara-negara yang disebutkan belum merilis data resmi jumlah korban meninggal dunia akibat gelombang panas tahun ini.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.