nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabut Asap Kembali Pekat, Ribuan Siswa di Dumai Dipulangkan

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Senin 09 September 2019 15:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 09 340 2102485 kabut-asap-kembali-pekat-ribuan-siswa-di-dumai-dipulangkan-UwAykJRuTj.jpg Kabut Asap di Dumai, Riau (Foto: Okezone/Banda)

PEKANBARU - Aktivitas belajar mengajar di Kota Dumai, Riau kembali terganggu kabut asap. Pihak sekolah kembali memulangkan siswanya lebih awal.

Sekretaris Pendidikan Kota Dumai Dedi, ada tiga wilayah di memulangkan siswanya lebih awal. Ada pihak sekolah yang mnghubungi Dinas Pendidikan secara langsung ada yang tidak.

"Ada beberapa sekolah tingkat SD yang meliburkan siswanya. Sekolah itu berada di wilayah Dumai Timur, Medang Kampai dan Dumai Kota," kata Dedi kepada Okezone Senin (9/9/2019).

Pihak Dinas Pendidikan masih menghitung jumlah sekolah yang memulangkan siswanya. Ini karena ada sebagian pihak sekolah yang tidak melaporkan pemulangan siswa. Namun demikian, bahwa meliburkan siswa merupakan kebijakan sekolah masing-masing. Pemulangan siswa dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB.

Ilustrasi

"Kalau untuk siswa yang dipulangkan lebih dari seribu. Karena satu sekolah minimal 200 siswa," imbuhnya.

Bagi sekolah yang wilayahnya asap tidak terlalu pekat, diharapkan untuk melakukan aktivitas di dalam ruangan. Ini diperlukan untuk kesehatan siswa.

"Ada beberapa daerah yang asapnya tidak pekat. Jadi kita minta belajar di dalam kelas saja. Sementara yang memulangkan siswa, guru harus menghubungi wali murid bahwa ada pemulangan agar siswa segera dijemput," harapnya.

Untuk guru, Dinas Pendidikan Kota Dumai mengintruksikan agar tetap berada di sekolah"Guru tetap harus di sekolah seperti biasa walau tanpa murid. Banyak tugas untuk mereka," imbuhnya.

Sudah beberapa kali pihak sekolah di Dumai memulangkan siswaya karena asap. Kabut asap disebabkan karena kebakaran hutan dan lahan di Riau tidak kunjung bisa dipadamkan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini