"Saya mencatat yang disampaikan Pak Ketua KPK Firli Bahuri, close to your friend, but closer to your enemy. Mohon ini benar-benar diwujudkan dalam kepemimpinan bapak," tutur Arsul.

Kemudian Arsul juga berpesan agar saat bekerja nanti, para pimpinan dalam setiap pengambilan keputusan harus mengutamakan menghindarkan kerusakan daripada manfaat atau kebaikan.
"Menghindarkan kerusakan lebih utama daripada mengambil manfaat atau kebaikan. Ini penting menjadi landasan setiap pengambilan keputusan," tuturnya.
Tak lupa, Arsul berharap pimpinan KPK baru konsisten dan tidak mengembalikan mandat kepada presiden di tengah jalan. Ucapan ini sedikit menyindir ketua KPK Agus Rahardjo yang bersama Wakil Ketua Saut Situmorang dan Laode M Syarief yang menyerahkan sepenuhnya pengolaan lembaga antirasuah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).