"Kami ingin mendorong kesejahteraan di Kota Tangsel. Tujuan kami melawan korupsi kan tujuannya juga sama, mewujudkan kesejahteraan," kata Ade, usai mengambil formulir pendaftaran.
"Kalau lihat Tangsel, punya banyak potensi cukup besar, baik itu SDM, dan segala hal ada di Tangsel. Ini bisa menjadi modal penting untuk mewujudkan kesejahteraan, dengan banyak SDM, banyak kampus, banyak aktivis-aktivis yang bagus. Saya kira kalau mereka didorong berjamaah mewujudkan kesejahteraan, saya kira akan jauh lebih mudah," sambungnya.
Dilanjutkan Ade, niatnya mengikuti penjaringan melalui partai politik adalah sebagai upaya administratif mengacu pada ketentuan pencalonan yang ada. Dia meyakini, pengalamannya berkecimpung dalam pegiat anti korupsi menjadi modal besar memberantas korupsi dari dalam sistem.
"Dengan syarat minimal 10 kursi (legislatif), maka saya kira butuh lebih dari satu partai, dan komunikasi dengan semua partai tetap dibangun dengan cara seperti ini. Bagi saya dengan pengalaman puluhan tahun melawan korupsi di ICW itu tidak cukup, jadi sekarang tantangannya bagaimana melawan korupsi dengan masuk ke dalam sistem," jelasnya.