KOTA MALANG – Polres Malang Kota mengambil sampel darah dan urine dari 9 korban yang kini tengah dirawat intensif di rumah sakit diduga akibat menenggak minuman keras (oplosan) oplosan. Saat ini kesembilan korban tengah dirawat di RSUD Saiful Anwar dan RS Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander mengatakan, timnya sudah mengambil sampel darah dan urine dari para korban untuk diperiksa.
"Indikasi awal memang meminum minuman oplosan (miras), masih koordinasi dengan dokter meminta ke laboratorium forensik hasil urine dan darah korban yang masih dirawat," ujar Dony Alexander saat ditemui di Okezone di Mapolres Malang Kota, Selasa (17/9/2019) siang.
Dony menambahkan, pihaknya belum berencana melakukan pemeriksaan terhadap kesembilan korban tersebut. Hal ini dikarenakan kondisi mereka masih belum stabil.

"Pemeriksaan korban sakit masih menunggu izin dari dokter. Dari segi kesehatan mereka belum bisa diajak bicara. Takutnya malah mengganggu kesehatan korban. Biarkan tenang diobati dan ditangani dulu, supaya sehat," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, setidaknya 12 orang jadi korban usai menenggak miras oplosan. Sebanyak 3 di antaranya tewas dan 9 lainnya dirawat intensif di rumah sakit.