nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hutan Gunung Semeru Terbakar, Petugas Larang Pendaki ke Puncak Mahameru

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 07:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 20 519 2107113 hutan-gunung-semeru-terbakar-petugas-larang-pendaki-ke-puncak-mahameru-rGStDkmeYe.JPG Kawasan hutan di Gunung Semeru terbakar (Foto: Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru/TNBTS)

MALANG - Kawasan hutan Gunung Semeru yang berada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), terbakar pada Kamis 19 September 2019 sore kemarin. Padahal, api sebelumnya sempat berangsur padam.

Plt Humas Balai Besar TNBTS, Achmad Arifin mengungkapkan, meski api sempat padam pada Rabu lalu, namun titik api kembali terlihat keesokan harinya. Bahkan cakupan lahan yang terbakar sebanyak 6 hektare.

“Deteksi awal itu 16 September 2019 siang sudah ada titik kebakaran walau kecil. Karena kondisi alam di tebing yang terjal susah dipadamkan akhirnya kemarin malam baru bergerak. Sampai kemarin malam sebenarnya sudah padam. Tadi siang ada informasi ada titik api di jalur pendakian, di Kalimati,” terang Arifin kepada Okezone, Jumat (20/9/2019).

Ia menambahkan, titik api terlihat di Blok Kelik, Sumber Mani, Arcopodo dan kawasan Kalimati. Pihaknya masih belum dapat memastikan penyebab kebakaran, apakah karena faktor alam, atau ulah jahil tangan manusia.

“Kita masih hitung ulang dan menyelidiki penyebab kebakaran. Sementara ini sisa-sisa bara api masih ada, apalagi cuaca panas dan angin juga bisa membuat semakin meluas tapi petugas kami siaga,” bebernya.

Hutan Gunung Semeru Terbakar

Demi keamanan pendaki, pihak TNBTS telah melarang pendakian ke puncak gunung, maupun mendekati kawasan Kalimati. Pihaknya hanya mengizinkan pendakian hingga batas aman di Ranu Kumbolo. Berdasarkan data yang dihimpun, sudah 45 orang pendaki yang berhasil dievakuasi tim gabungan hingga Kamis sore menuju Ranu Kumbolo.

“Untuk pendaki di Kalimati sudah disterilkan. Sudah tidak ada lagi pendaki di atas. Saat evakuasi ada sekitar 45 pendaki. Pendaki yang masuk masih diperbolehkan. Tapi ada briefing ketat di Ranupane, bahwa pendakian hanya sampai di Ranu Kumbolo,” tutur Arifin.

Menurutnya demi keamanan, para pendaki Gunung Semeru diimbau menandatangani surat pernyataan supaya tidak nekat menuju Kalimati dan Puncak Mahameru.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini