Sementara Gubernur Jambi Fachrori Umar mengharapkan seluruh pihak terkait dan masyarakat membantu serta terlibat pencegahan karhutla.
"Kami telah memantau dari udara. Tidak terlalu terlihat, tetapi ketika kita berada di lapangan, kita melihat kondisi nyata. Kita berharap segera datang hujan," harapnya.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan Seluas 2 Hektare di Kalsel
Dia juga mengatakan pemerintah telah melakukan beberapa upaya, termasuk Salat Istisqa untuk meminta hujan, dan akan mengumpulkan pihak perusahaan.
"Kita akan mengumpulkan perusahaan-perusahaan untuk saling bertemu mencari solusi agar kejadian ini tidak terjadi lagi. Kita harus bekerja dan bersinergi untuk mencegah hal ini," papar Fachrori.
Baca juga: 37 Orangutan Terserang ISPA Jalani Perawatan Intensif Akibat Kabut Asap
Ia menyatakan sudah melibatkan semua pihak, mulai perusahaaan, bupati, wali kota, camat, lurah, sampai tingkat desa.
"Kita harus bersinergi mengatasi permasalahan ini, karena sangat merugikan semua pihak, terutama masyarakat," jelas Fachrori.
Ya Allah 😭😭
— Teuku Wisnu (@teukuwisnu2) September 21, 2019
Ini dapat kiriman video dari DM Ig saya.
Kondisi Jambi di jam 11 siang,
Gelap sekali,
Apakah karna tertutup kabut asap??
.
Ya Allah tolonglah negeri kami Ya Allah#jambi #kabutasap #asap pic.twitter.com/sgfKBpPS4a
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.