Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ace Hasan : Capaian Airlangga di Golkar Sangat Positif

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Minggu, 22 September 2019 |20:06 WIB
Ace Hasan : Capaian Airlangga di Golkar Sangat Positif
Ketu DPP Golkar Ace Hasan (Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa Ketua Umumnya, Airlangga Hartarto menorehkan banyak prestasi selama memimpin partai berlambang pohon beringin.

Salah satu keberhasilannya yakni, membawa Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin memenangkan Pilpres 2019. "Capaian Pak Airlangga bersama Golkar bisa memenangkan Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin itu suatu capaian yang sangat positif. Dan karena itu wajar jika dukungan dari bawah bagi Pak Airlangga untuk melanjutkan lagi kepemimpinan 5 tahun ke depan," kata Ace saat dikonfirmasi, Minggu (22/9/2019).

Hal senada juga diungkapkan Politikus Golkar, Putri Aneta Komarudin. Menurutnya, Partai Golkar saat ini menjadi sangat terbuka dan demokratis termasuk bagi kelompok milenial.

"Golkar adalah partai yang open terhadap milenial, buktinya saya yang bisa terpilih ke DPR di umur 26 tahun. Juga bukti bahwa kaderisasi yang berhasil di partai kami," kata Putri.

Airlangga saat menjajal motor listrik

Ia berharap agar kontestasi Calon Ketua Umum Golkar akan berlangsung demokratis tanpa gesekan yang merugikan partai. "Kami yang muda berharap agar tokoh senior partai mampu mengelola dinamika ini dengan baik dan elegan sehingga Golkar meski ada dinamika tetapi tetap solid," ungkapnya.

Baca Juga : Desmond Tegaskan Australia Tak Berhak Tolak UU Indonesia

Sementara itu, Pengamat politik asal Universitas Paramadina, Hendri Satrio berpandangan bahwa terjadi dinamika di internal Partai Golkar menjelang Musyawarah Nasional (Munas) pada Desember 2019, mendatang.

Dinamika tersebut yakni, munculnya pengelompokan antara pihak yang menginginkan Golkar sebagai partai yang bersih dan terlihat baru dengan kelompok yang justru membawa arah sebaliknya yang ingin merusak Golkar.

"Kalau dikelompokkan maka ada dua arus utama itu, diumpamakan ada Golkar Putih dan Golkar Hitam. Persepsi hitam versus putih ini sering muncul jelang Munas, karena kedua pemilik suara biasanya membanding-bandingkan kandidat yang ada," kata Hendri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement