nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Rouhani: AS Putus Asa Lawan Iran

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 23 September 2019 21:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 23 18 2108371 presiden-rouhani-as-putus-asa-lawan-iran-Z2IB27n6dC.jpg Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto/Reuters)

DUBAI – Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut Amerika Serikat telah putus asa setelah memberikan sanksi pada bank sentral Iran meski telah masuk daftar hitam AS.

Amerika Serikat pada Jumat memberlakukan sanksi terhadap bank sentral Iran menyusul serangan 14 September terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. AS dan Saudi menyalahkan Iran atas serangan tersebut.

Iran membantah terlibat dalam serangan yang diklaim oleh kelompok Houthi Yaman, sebuah kelompok yang berpihak pada Iran melawan aliansi pimpinan Saudi dalam perang saudara Yaman.

“Amerika telah memberikan sanksi yang telah masuk daftar hitam (bank sentral Iran). Ini menandakan keputusasaan AS dan menunjukkan bahwa "tekanan maksimum telah gagal," kata Rouhani melansir Reuters, Senin (23/9/2019).

Baca juga: AS Tawarkan Jutaan Dolar pada Kapten Kapal Tanker Iran agar Ditangkap

Baca juga: Duga Iran Dalang Serangan Fasilitas Minyak Saudi, Trump: Kami Tidak Ingin Perang

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pada Minggu bahwa AS menghindari perang dengan Iran serta menjelaskan penambahan pasukan AS ke Saudi dan Uni Emirat Arab untuk pencegahan dan pertahanan.

"Wilayah ini menjadi intens. Mereka membuat propaganda tentang kerusakan (di Saudi) yang dapat diperbaiki dalam dua minggu, karena AS ingin menaklukkan wilayah itu," kata Rouhani.

Rouhani mengatakan dia akan memaparkan rencana perdamaian regional yang dikenal HOPE (Hormuz Peace Endeavour) di Majelis Umum PBB pada minggu ini di New York.

"Semua negara di Teluk Persia dan Selat Hormuz dan PBB diundang untuk bergabung," kata Rouhani sebelum berangkat ke New York untuk menghadiri pertemuan tahunan para pemimpin dunia.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini