Adapun delapan aspirasi DPRP se-Papua itu yakni pertama, DPRD meminta Jokowi membuka dialog antara pemerintah pusat dan tokoh-tokoh Papua, khususnya tokoh-tokoh yang dipandang memiliki ideologi yang konfrontatif atau bersebrangan seperti ULMWP dan KNPB.
"Dialog dimaksud agar dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga yang independen, netral, dan objektif dalam menyelesaikan akar persoalan politik, HAM, dan demokrasi di tanah papua. kehadiran pihak ketiga tersebut krusial dan strategis untuk dapat memperkuat rasa saling percaya (mutual trust) dari berbagai elemen masyakarat," tulisnya.
Baca juga: Polri Sebut Kelompok KNPB Dalang Kerusuhan di Wamena
Kedua, mendesak kepada pemerintah pusat untuk segera melakukan revisi terhadap UU nomor 21 tahun 2001 tentang otsus papua
Ketiga, menarik pasukan nonorganik TNI dan Polri di Papua dan Papua Barat. Keempat, mendorong pembentukan pemekaran daerah otonomi baru khusus bagi provinsi papua dan papua barat