Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Reaksi Istana soal Penangkapan Dandhy Laksono dan Ananda Badudu

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 27 September 2019 |16:47 WIB
Reaksi Istana soal Penangkapan Dandhy Laksono dan Ananda Badudu
Ananda Badudu dan Dandhy Laksono.
A
A
A

JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap pendiri Watchdog, Dandhy Dwi Laksono dan musisi dan jurnalis Ananda Badudu pada Jumat (27/9/2019) dini hari.

Dandhy ditangkap karena cuitanya di Twitter soal Papua. Sedangkan, Badudu ditangkap lantaran mentransfer sejumlah dana dari hasil penggalangan dana kepada mahasiwa yang melakukan aksi demonstrasi menolak UU KPK dan Revisi KUHP.

Kedua aktivis tersebut sudah dipulangkan, namun polisi telah menaikkan status Dandhy sebagai tersangka.

Mensesneg Pratikno akan berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian terkait penangkapan para aktivis tersebut. Penangkapan keduanya menuai kecaman banyak pihak. Apalagi, sebelumnya Pesiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan bahwa jangan pernah ada pihak yang meragukan komitemennya dalam menjaga demoksasi Indonesia.

Pratikno.

"Ya saya akan komunikasikan dengan Pak Kapolri. Makasih ya," ujarnya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement