nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tokoh Muslim Minta Poligami Dilegalkan di Rusia demi Hentikan Pencabulan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Minggu 29 September 2019 14:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 28 18 2110488 tokoh-muslim-minta-poligami-dilegalkan-di-rusia-demi-hentikan-pencabulan-M4szd831Ae.jpg Ildar Alyautdi. (Foto: Zakyat Foundation/Daily Mail)

MOSKOW - Para pemimpin Muslim menyerukan agar poligami dilegalkan di Rusia untuk mengehtentikann kasus percabulan di negara itu.

Ildar Alyautdinov, mufti Moskow, mengatakan kepada kantor berita milik pemerintah RIA Novosti bahwa mengizinkan pria memiliki banyak istri akan membantu menyelesaikan sejumlah masalah sosial di Rusia.

Dia menambahkan bahwa dosa warga akan lebih berkurang akibat kasus pencabulan yang semakin meningkat, jika poligami menjadi legal.

Baca juga: 2 Wanita Perkosa Pria Pakai Mainan Seks Gegara iPhone

Baca juga: Putri Baptis Putin Tuai Kontroversi Usai Menari Striptis di Pesta Pernikahannya

Alyautdinov juga mengklaim bahwa wanita saat ini benar-benar tidak terlindungi karena tidak adanya hukum Syariah Islam di Rusia.

"Melegalkan poligami akan menjamin hak-hak perempuan," katanya mengutip Daily Mail, Sabtu (28/9/2019).

"Sangat penting untuk menciptakan mekanisme perlindungan hukum, sehingga perempuan bisa menjadi pasangan kedua yang sempurna," lanjut dia.

Alyautdinov memperjelas bahwa dia hanya mendukung poligami, di mana seorang pria memiliki banyak istri, tapi tidak mendukung polyandry, di mana seorang wanita boleh memiliki lebih dari satu suami.

Selain itu, kata dia wanita di Rusia lebih banyak 10 juta lebih daripada pria, menurut Layanan Statistik Negara Federal.

Pada tahun 2018, Badan Statistik Negara Federal Rusia mengungkapkan 146,9 juta orang tinggal di negara itu, Rusia Beyond melaporkan. Sekitar 68,1 juta di antaranya adalah pria, sedangkan 78,8 juta wanita.

Alyautdinov juga mengklaim ada banyak wanita yang tetap melajang setelah menjadi janda atau bercerai.

Komentar mufti itu muncul setelah Syekh Ravil Gainutdin, yang adalah kepala Administrasi Spiritual Muslim di Rusia, mengatakan ia menganggap pantas untuk melegalkan poligami di wilayah-wilayah Islam.

Poligami informal memang sudah ada di beberapa wilayah Muslim, termasuk Tatarstan, Chechnya, Dagestan.

Dia mengatakan mengambil beberapa istri lebih baik daripada pria yang memiliki 40 kekasih dan tidak mengambil tanggung jawab dari mereka dan anak-anak yang tidak sah.

Menanggapi komentar tersebut, Gereja Ortodoks Rusia mengatakan, “monogami dikaitkan dengan penghormatan terhadap peran pria dan wanita dan pengakuan atas martabat mereka yang setara dalam pernikahan”.

Seorang juru bicara menambahkan bahwa gereja percaya hubungan di luar pernikahan membahayakan martabat pria dan wanita, menghancurkan keluarga dan pasangan yang tidak memiliki pasangan tidak bahagia, BBC melaporkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini