Namun, Airlangga Hartarto yang baru memimpin Partai Golkar selama 1,5 tahun, dinilai lebih berpeluang besar melanjutkan suksesinya lima tahun ke depan. "Saya berharap kekompakan dan persatuan ke arah yang lebih baik," ungkap Airlangga.
Menurut Airlangga, ia dan Bamsoet sepakat untuk menjaga keutuhan partai dan bersama-sama mengatasi persoalan bangsa.
"Kita menyadari tensi politik lama-lama makin panas dan meningkat. Saya tidak ingin menambah suhu politik yang sudah panas dengan persoalan internal Partai Golkar," pungkasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.