JAKARTA - Aksi mahasiswa dan pelajar yang berada di Jalan Gatot Subroto, atau tepatnya di depan Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memanas. Massa yang di dominasi pelajar STM itu terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian.
Massa yang berusaha dibubarkan aparat berusaha melawan dengan melemparkan batu. Bahkan gedung didekat lokasi demo pun turun menjadi sasaran pelajar tersebut. Polisi kemudian berusaha memecah massa menggunakan gas air mata.

Baca Juga : Gagal ke DPR, Pelajar STM Malah Serang Markas Polda Metro Jaya
Menariknya, saat aksi saling lempar dan tembak itu berlangsung, seketika massa dari pelajar dan mahasiswa meminta petugas untuk berhenti menembakkan gas air mata lantaran Azan Maghrib. Mereka juga diam tidak melempari petugas.
”Sudah Pak Polisi, sudah pak, Maghrib, Maghrib. Sudah dulu pak, azan ini,” teriak massa berseragam putih abu-abu kepada aparat.
Akibat bentrokan tersebut, setidaknya ada 18 orang dilarikan ke IGD RSPP Jakarta. Polisi pun telah menangkap tiga orang yang diduga sebagai perusuh di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Ketiganya pun langsung dibawa ke dalam gedung DPR/MPR.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.