Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jika Perppu KPK Batal Diterbitkan, Mahasiswa Ancam Kembali Turun ke Jalan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 04 Oktober 2019 |04:35 WIB
Jika Perppu KPK Batal Diterbitkan, Mahasiswa Ancam Kembali Turun ke Jalan
Demo Mahasiswa Tolak UU KPK dan RKUHP (foto: Okezone/Heru Haryono)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengundang sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada di Jakarta guna melakukan dialog terkait dengan tuntutan para mahasiswa yang menolak UU KPK yang baru saja disahkan tersebut.

Presiden Mahasiswa Trisakti, Dino Ardiansyah menegaskan bahwa pihaknya akan menerjunkan massa yang lebih besar bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak kunjung menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 32 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Istana Bungkam Jokowi Disebut Tak Akan Terbitkan Perppu KPK 

"Kalau tidak ada stament dari Pak Jokowi, kita akan turun ke jalan dan lebih besar lagi. Arah dialog ini untuk membuka komunikasi antara pemerintah dan mahasiswa dan kita tahu sejauh ini pemerinta tidak dengar langsung dari mahasiswa dan cara ini bukan untuk mematikan gerakan," ujar Dino usai bertemu Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis 3 Oktober 2019.

Aksi Damai Mahasiswa di Depan Gedung KPK 

Dino menjelaskan, mahasiswa terus menunggu pernyataan Jokowi untuk mencabut UU KPK yang baru saja disahkan itu. Menurut dia, Moeldoko akan menyampaikan aspirasi mahasiswa ini langsung ke Jokowi.

"Pak Moeldoko berjanji akan menyampaikan ini ke Pak Jokowi dan tadi apa yang kami sampaikan akan diakomodir," tegasnya.

Para mahasiswa yang bertemu dengan Moeldoko itu di antaranya berasal dari Untar, Universitas Bakrie, Universitas Paramadina, Universitas Trisakti, dan Ukrida.

Baca Juga: Surya Paloh: Jokowi & Parpol Koalisi Sepakat Tak Keluarkan Perppu KPK 

Dino menegaskan bahwa pertemuan pihaknya dengan perwakilan pemerintah bukan untuk memecah belah gerakan mahasiswa yang menolak pelemahan lembaga antirasuah.

"Ini bukan memecah gerakan kita. Kita tetap solid. Karena yang ingin kita sampaikan ini hanya cara (kita)," pungkasnya.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement